Sharing dan Perkenalan Dosen Baru CPNS FISIP UNS Tahun 2019

Sharing dan Perkenalan Dosen Baru CPNS FISIP UNS Tahun 2019

Sepuluh dosen baru calon pegawai negeri sipil (CPNS) FISIP UNS, Rabu, 12 Juni 2019, diterima  oleh  jajaran Pimpinan FISIP UNS di ruang Aula kecil  Gedung 1 lantai 2. Acara yang berlangsung dari pukul 13.00-15.00 WIB itu sendiri  dikemas dalam rangkaian Sharing dan Perkenalan dengan Jajaran Pimpinan FISIP UNS mulai dari Dekan, Wakil Dekan, Kepala Prodi dan pejabat struktural di FISIP UNS.

Prodi Sosiologi  ada tiga dosen baru  yaitu Rezza Dian Akbar S.IP., MSc., berasal dari  Program S1 Sosiologi  Universitas Airlangga 2008 dan S2 The University of Edinburgh 2017;  Theofilus Apolinaris Suryadinata, S.Fil., M.A., berasal dari  S1 di Sekolah Tinggi Filsafat Katolik (STFK) Ledalero, Flores dan S2 di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta; Addin Kurnia Putri, S.Sos., M.A.S1 Prodi Sosiologi UNS dan S2 Universitas Gajah Mada.

Empat dosen Prodi Ilmu Komunikasi yaitu Novita Haryono, S.Sos, M.I.Kom dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (S1), Universitas Sebelas Maret Surakarta (S2). Anjang Priliantini, S.I.Kom., M.A. berasal dari S1 Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro dan S2 Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada; Andrine Prima Afneta Arzil, S.I.Kom., M.Si. berasal dari S1   Ilmu Komunikasi   Universitas Padjajaran dan S2 dari Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia.

Prodi Hubungan Internasional  ada tiga dosen baru yaitu  Bintang Indra Wibisono, S.Hub.Int., M.A. dari S1 ilmu hubungan internasional Universitas Airlangga dan S2 ilmu hubungan internasional, Global Humanitarian Diplomacy, Universitas Gadjah Mada; Andriko Sandria, S.IP., M.A. , dari S2 Universitas Gadjah Mada dan S1 Universitas Riau dan yang terakhir Arofah Minasari, S.S., M.A dari S1 dari  UIN Malang dan S2 dari  Universitas Gadjah Mada

Dalam sambutannya Dekan FISIP UNS, Prof Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Si menyampaikan bahwa para dosen baru harus berkinerja baik salah satunya lewat studi lanjut baik  di dalam maupun keluar negeri  setelah melewati masa CPNS.  Hal ini  merupakan salah satu tuntutan  UNS menjadi PTNBH dimana syarat wajib dosennya 51 % berpendidikan S3, artinya bahwa setelah melalui masa 2 tahun sebagai CPNS wajib bagi para dosen baru melanjutkan studi kejenjang S3 baik dalam maupun luar negeri. Selain itu beliau berpesan sebagai syarat profesionalisme dose, para dosen baru  CPNS sudah menandatangani kontrak dengan UNS, konsekuensinya  otomatis para CPNS baru ini harus mengikuti regulasi serta kebijakan yang berlaku baik ditingkat fakultas maupun universitas. Dan terakhir Prof Ismi berpesan sebagai bagian dari sivitas akademik FISIP UNS sudah seharusnya para dosen baru tersebut ikut menjaga  dan menunjukkan  ciri dan ikon FISIP UNS serta menjaga nama baik dalam mencapai VISI dan Misi FISIP UNS kedepan. (Maryani FISIP UNS)