Perjalanan Syifa Kamila Azzahra Mahasiswa FISIP UNS yang lolos Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) 2022

Perjalanan Syifa Kamila Azzahra Mahasiswa FISIP UNS yang lolos Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) 2022

2 Mahasiswa Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret lolos dalam dalam program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). 2 mahasiswa tersebut adalah Sherley Adalia yang akan melakukan studi selama satu semester di perguruan tinggi di Universitas Sussex (University of Sussex) Inggris dan Syifa Kamila Azzahra yang akan melakukan studi selama satu semester di National Taiwan University of Science and Technology – Taiwan.

Nama: Syifa Kamila Azzahra

Tempat Tanggal Lahir: Klaten, 06 April 2001

Program Studi: Hubungan Internasional 2019

Motivasi ikut IISMA “Saya pribadi selalu berpikir bahwa hidup dan belajar di luar negeri itu sebuah hal yang menarik bagi saya karena secara luas, mendapatkan exposure global itu sangat krusial untuk pengembangan diri dengan membuka wawasan dan perspektif baru, baik secara akademik maupun budaya, melalui beragamnya pengalaman dan hubungan dengan orang-orang yang baru yang bisa saya dapatkan. Begitu juga dalam program studi saya, Hubungan Internasional, yang memerlukan wawasan dan perspektif dari segala pandangan secara global. Maka dari itu, saya melihat program IISMA ini sebagai kesempatan yang baik bagi saya untuk mendapatkan itu semua.”ucap Syifa Kamila Azzahra

Apa yang perlu dipersiapkan dalam pendaftaran  IISMA?

Menurut saya ada tiga hal yang penting yang harus dipersiapkan.

  1. Kemampuan bahasa inggris cukup krusial mengingat IISMA menetapkan batas minimal skor dalam sertifikat kemampuan bahasa inggris juga.
  2. Personal esai, ini bisa dipersiapkan jauh-jauh hari, terutama mengingat di bagian ini isinya ada perihal menceritakan pencapaian akademik dan non-akademik, juga membutuhkan sedikit riset atas negara dan kampus tujuan.
  3. Wawancara, wawancara ini nanti butuh mempersiapkan kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri yang baik untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan agar konsisten dengan isi dari esai maupun dalam membuktikan kemampuan komunikasi dengan bahasa inggris. Di luar itu, ada beberapa berkas-berkas yang harus dipersiapkan juga, namun sifatnya administratif dan tidak terlalu butuh persiapan kecuali mungkin dalam waktu. Selama proses pendaftaran saya juga mendapat bimbingan dari Prodi saya serta IO UNS, yang membuat proses pendaftaran menjadi lebih mudah secara signifikan.

Pengalaman dalam seleksi IISMA

Sebenarnya IISMA 2022 ini bukan pertama kali saya mengikuti seleksi IISMA. Saya sempat mengikuti seleksi IISMA batch pertama yaitu tahun 2021 yang lalu. Seleksi tahun lalu menurut saya lebih bikin stres soalnya saat itu deadlinenya jauh lebih mepet. Beberapa hal seperti konsultasi esai, dan persiapan wawancara waktu itu lebih terburu-buru. Untuk tahun ini deadlinenya tidak se-mepet tahun lalu, dan karena sudah sempat mengikuti seleksi tahun lalu juga jadi untuk saya pribadi dalam seleksi tahun ini bisa jauh lebih santai, soalnya sudah bukan pertama kali lagi karena sudah melewati seleksi tahun dan mungkin persiapannya juga lebih matang, walaupun step-stepnya memang jauh lebih banyak karena banyak diminta submit berkas tambahan yang tahun lalu tidak ada.

Perasaan saat lolos program IISMA

Pertama baca hasil pengumuman jujur agak kaget, karena tahun ini saya lebih mengambil pendekatan yang santai dan tidak terlalu berekspektasi. Tapi kagetnya juga kaget yang bahagia karena bisa menwujudkan salah satu target pribadi saya. Tapi jujur, sempat ada rasa cemas juga mengingat saya belum pernah menetap di luar negeri dalam waktu yang lama dan walaupun sudah ada banyak pertimbangan sebelum mendaftar, rasa deg-degan masih tetap ada. Tapi akhirnya sekarang setelah mengenal teman-teman penerima beasiswa atau awardee di Host University yang sama yang berasal dari berbagai universitas di Indonesia, ditambah IISMA sendiri yang mengadakan banyak acara-acara pembekalan untuk seluruh awardee, rasa cemas itu sangat jauh berkurang. Semoga program ini dapat saya jalani dengan lancar, seluruh tujuan-tujuannya bisa tercapai, serta ilmu-ilmu yang saya dapatkan bisa bermanfaat bagi FISIP dan juga UNS.