Dukung Peningkatan Aksesibilitas Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), Prodi Sosiologi FISIP UNS Gandeng 11 LSM di Kota Solo

Dukung Peningkatan Aksesibilitas Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), Prodi Sosiologi FISIP UNS Gandeng 11 LSM di Kota Solo

Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2020, menjadi panduan dalam  pengembangan kurikulum program studi di perguruan tinggi. Dan,  inisiasi untuk mengembangkan kemitraan berbasis skema Merdeka Belajar–Kampus Merdeka tersebut  membutuhkan daya dukung stakeholder untuk menopang kerja kolaborasi. Berkaca dari latar belakang ini,  Prodi Sosiologi FISIP UNS berupaya mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam proses belajar mahasiwa dari awal hingga saat lulus nanti dengan mengimplementasikan kurikulum, sistem pembelajaran dan penilaian yang diorganisasikan secara terstruktur.

Sebagai Langkah awal, Prodi Sosiologi FISIP UNS menyelenggarakan “Forum Kemitraan dan Kolaborasi Mewujudkan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka,  serta penandatanganan Nota Kesepahaman  dalam rangka pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dengan mengundang 11 lembaga swadaya masyarakat yang ada di kawasan Solo Raya. Kesebelas LSM tersebut adalah learning forum  CSO yang difasilitasi oleh  USAID untuk mendorong partisipasi masyarakat sipil di Solo, seperti KOMBES, Spek – Ham, KOMPIP,  Inrest, Seroja, Yayasan Kakak, Sari, Interaksi, Yayasan Mitra Alam, Rumah Singgah Lentera , LPTP , dan Gita Pertiwi. Forum Kemitraan dan Kolaborasi, serta penandatanganan Nota Kesepahaman   sendiri dilaksanakan Sabtu, 5 Juni 2021 di UNS Inn, pukul 08.00-13.00 WIB.

Dalam rangkaian acara tersebut juga menghadirkan dua narasumber dengan latar belakang Lembaga Swadaya Masyarakat yaitu :  Akbarudin Arif  (Komunitas Belajar Madani ), Rahadi (Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan ) dan Pikat Sapto Nugroho (Yayasan Interaksi). Ketiga narasumber ini akan memberikan perspektif kemitraan untuk mengembangan jejaring kemitraan berbasis pendidikan, pengajaran maupun pengabdian.

Menurut Kepala Prodi Sosiologi FISIP UNS, Dr. Argyo Demartoto, M.Si, kegiatan forum bersama ini bermanfaat untuk memulai kerja kolaborasi lintas stakeholder untuk mengembangkan dan menginisiasi skema kerja sama. Termasuk didalamnya juga upaya mendukung peningkatan aksesibilitas Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) baik bagi mahasiswa maupun Program Studi Sosiologi. Disamping itu, dengan kemitraan tersebut, maka kesempatan untuk merintis kerja-kerja magang, projek mandiri, KKN, berwirausaha, penelitian dan lain-lain yang berujung pada rekognisi secara akademik. Kerjasama yang diinisiasi meliputi jejaring Lembaga Swadaya Masyarakat di Surakarta maupun jejaring Prodi Sosiologi di Jawa Tengah yang  sedianya dapat menjadi modal bagi kemitraan belajar MBKM nantinya. (Maryani FISIP UNS)