Genjot Publikasi, FISIP UNS Selenggarakan Pendampingan Penulisan Jurnal Internasional Bereputasi Batch-2

Genjot Publikasi, FISIP UNS Selenggarakan Pendampingan Penulisan Jurnal Internasional Bereputasi Batch-2

Publikasi  artikel maupun jurnal ilmiah merupakan sebuah tuntutan saat ini. Dengan semakin tinggi jumlah publikasi yang dihasilkan,  maka angka kredit dalam indikator penilaian pemeringkatan perguruan tinggi tersebut akan semakin meningkat pula. Publikasi juga merupakan sarana  penunjang internasionalisasi  universitas termasuk bagi UNS.

Berkaca dari hal diatas,  FISIP UNS berupaya membangkitkan motivasi akan pentingnya publikasi ilmiah, melalui rangkaian kegiatan yang dikemas dalam Pendampingan Penulisan Jurnal Internasional Bereputasi (JIB) Batch 2 dengan tema “Menulis Judul, Abstrak dan Pendahuluan untuk Penulisan Artikel pada Jurnal Internasional Bereputasi (JIB), yang diselenggarakan  Selasa, 27 Mei 2021, pukul 09.00-12.00 WIB yang dilaksanakan melalui platform daring zoom meeting. Pendampingan Penulisan Jurnal Internasional Bereputasi  Batch 2 ini  dengan menghadirkan narasumber yang sama di sesi sebelumnya Prof. Dr. Sudarsono Hardjosoekarto dari Universitas Indonesia Jakarta.

Disesi kedua, setiap peserta sudah diminta membuat artikel yang kemudian akan direview oleh narasumber dan di-sharing-kan dengan peserta lainnya, karena kegiatan ini bukan hanya diikuti oleh akademisi dari UNS saja tetapi juga dosen dan atau mahasiswa dari universitas lain seperti Universitas Andalas, Universitas Indonesia dan masih banyak lagi lainnya.

Dalam sambutannya Dekan FISIP UNS, Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni,M.Si menyampaikan melalui stimulus  tips dan trik dalam menembus publikasi  pada jurnal internasional bereputasi, serta hasil evaluasi dari  jumlah  publikasi yang dihasilkan oleh FISIP UNS nantinya, diharapkan akan  semakin banyak dosen dan mahasiswa FISIP UNS khususnya, yang  berhasil mempercepat publikasi hasil penelitiannya di jurnal internasional dengan kemampuan menganalis dan mengintepreasi hasil penelitian  secara lebih cermat  sehingga kualitas hasil penelitian, baik  yang berupa artikel atau jurnalnya bisa mendapatkan review dan diterima  dalam jurnal internasional bereputasi,   salah satu diantaranya  jurnal terindex scopus. (Maryani FISIP UNS)