Tiara Mahatmastuti, Mahasiswa Ilkom FISIP UNS, Juara 1 Lomba Pidato Tingkat Nasional

Tiara Mahatmastuti, Mahasiswa Ilkom FISIP UNS, Juara 1 Lomba Pidato Tingkat Nasional

Tiara Mahatmastuti, mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UNS angkatan 2016, baru-baru ini  berhasil menyabet juara 1 lomba pidato tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang. Kegiatan yang telah terselenggara pada 12 November 2020 ini,  bertemakan pendidikan dan pembangunan berkelanjutan di masa pandemi tersebut.  Tiara memilih membawakan sub tema Covid 19 dan pendidikan dari 7 sub tema yang dapat dipilih, di antaranya pendidikan era digital, pembangunan berkelanjutan, ekonomi pro rakyat, ekonomi di masa pandemi, kemandirian pangan, dan pengurangan kemiskinan.

Menurut Tiara biasa disapa, sub tema tersebut dipilihnya lantaran ia merasa related dengan kondisi dan tantangan pendidikan di masa pandemi. Sejak Juni 2020 lalu, ia bersama saudara sepupunya turut mendampingi anak-anak TK hingga Sekolah Dasar di salah satu dusun di Manisrenggo, Klaten. Ia menuturkan beberapa tantangan yang dihadapi anak-anak tersebut, di antaranya terbatasnya fasilitas belajar, kesulitan memahami pelajaran, serta kurangnya pendampingan belajar. Menuliskan dan membawakan sesuatu yang tengah dialami memudahkannya dalam menyampaikan gagasan dan solusi terkait permasalahan tersebut.

Sebelum dinyatakan menjadi pemenang, Tiara juga harus melewati babak penyisihan dan final. Di babak penyisihan, peserta harus membuat video pidato berdurasi 5-10 menit. Dari 95 peserta yang mengumpulkan karya, terpilihlah 10 peserta untuk maju ke babak final. Babak final dilaksanakan pada Kamis, 12 November 2020 melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting. Sedangkan pengumuman kejuaraan dilaksanakan pada Jumat, 13 November 2020 bersamaan dengan pengumuman lomba Karya Tulis Ilmiah dan MTQ tingkat nasional. Pengumuman kejuaraan tersebut dibuka dengan sambutan dari dekan Fakultas Ekonomi Universitas Padang, Bapak Dr. Idris, M.Si.

Lebih jauh Tira menceritakan perjuangan dalam mengikuti perlombaan di tengah mengerjakan skripsi menurutnya adalah suatu tantangan tersendiri. Di samping mengejar deadline kelulusan, ia harus menulis naskah dan berlatih membawakan pidato. Namun, kesempatan tidak datang dua kali. Menjadi seorang mahasiswa adalah kesempatan emas yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. (Maryani FISIP UNS)