Tingkatkan Kualitas Publikasi, Prodi  MAP FISIP UNS Hadirkan  Pakar dari Malaysia

Menurut data Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti, jumlah publikasi ilmiah Indonesia terindeks Scopus per 6 April 2018 berhasil menduduki peringkat kedua di ASEAN. Jumlah publikasi ilmiah internasional Indonesia tercatat sebanyak 5.125 buah, masih di bawah Malaysia yang unggul dengan 5.999 publikasi ilmiah. Pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi mendorong kuantitas dan kualitas publikasi publikasi ilmiah perguruan tinggi.

Menjawab beberapa tantangan tersebut Universitas Sebelas Maret, juga telah mewajibkan mahasiswanya dijenjang tertentu harus turut menyumbangkan karya ilmiahnya lewat publikasi nasional maupun internasional. Bahkan publikasi merupakan ketentuan yang harus dipenuhi sebagai persyaratan kelulusan. Dan untuk memberi pengetahuan dan pendalaman  terkait publikasi tersebut, Program Studi Magister Ilmu Administrasi Publik (MAP) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret (FISIP UNS) menyelenggarakan kuliah pakar dengan tema “Strategi Publikasi Ilmiah Hasil Riset untuk Ilmu Sosial dan Politik” pada tanggal 4 Agustus 2018 bertempat di Ruang Seminar FISIP UNS.

Menurut Kepala Program Studi MAP Dr. Didik G. Soeharto, M.Si, kuliah pakar luar negeri menghadirkan Prof. Emeritus Samsudin A. Rahim, dari National University of Malaysia. Prof. Samsudin yang sudah berpengalaman mengelola jurnal terindeks Scopus tersebut menyampaikan materi mengenai kebijakan publikasi di Malaysia dan strategi dalam penulisan publikasi hasil riset, khususnya pada jurnal ilmiah.

Kuliah pakar berlangsung dinamis dengan diikuti peserta dari mahasiswa dan dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Dari kegiatan tersebut diharapkan publikasi ilmiah di kalangan dosen dan mahasiswa, terutama pada jurnal bereputasi internasional, secara kuantitas dan kualitas meningkat. (Maryani FISIP UNS)

 

 

 

 

print