Tanamkan Dedikasi Moral, Mahasiswa FISIP 2018 Dapat  Pembekalan Bela Negara

Program Kenal Kampus Mahasiswa Baru Universitas Sebelas Maret (PKKMB UNS) Solo kembali diselenggarakan tahun ini, sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di tahun 2018 ini mahasiswa baru UNS juga akan dibekali  dengan sosialisasi terkait  bela negara, kewirausahaan dan public speaking yang dilakukan dalam rangkaian PKKMB UNS selama 10 hari  mulai  Senin – Rabu, 13- 22 Agustus 2018. Disamping Program PKKMB UNS yang meliputi kehidupan kampus,  visi misi universitas, fakultas maupun program studi, budaya kerja Active UNS, penunjang pembelajaran hingga pengenalan unit-unit kegiatan mahasiswa yang ada di FISIP UNS.  Program bagi mahasiswa baru  UNS  mengusung  tema besar  tentang “Dedikasi Moral Demi Menciptakan Generasi Karakter dan Berbudaya”.

Di FISIP UNS,  kegiatan bela negara,  dilaksanakan hari Sabtu,  18 Agustus 2018 dengan materi tentang wawasan nusantara, kewaspadaan nasional, ketahanan nasional,  dan empat konsensus dasar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI) dengan pemateri dari dosen-dosen FISIP UNS yang telah mengikuti diklat  di Lemhanas Jakarta yaitu Prof. Dr. Ismi Di Astuti Nurhaeni,M.Si, Drs. Dwi Tiyanto,SU, Dr. Sutopo MS, Sri Hastjarjo, S.Sos,Ph.D,  Dr. Kristina Setyowati,M.Si,  Dr. Ahmad Zuber,DEA, Drs.  Agung Satyawan, M.Si,Ph.D, dan Prof. Dr. Andrik Purwasito DEA yang terbagi dalam kelas program sarjana yang terdiri dari empat program studi (Prodi Ilmu Administrasi Negara, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Sosiologi dan Prodi Hubungan Internasional) dan program  diploma terdiri dari tiga prodi (Prodi Komunikasi Terapan, Prodi Manajemen Administrasi dan Prodi Perpustakaan).  

Paparan materi terkait Bela Negara ini  bertujuan untuk membekali mahasiswa baru UNS terkait materi-materi kebangsaan dan keindonesiaan. Deklarasi  UNS yang menjadikan Kampus sebagai Benteng Pancasila  dan terus melawan berbagai macam aktivitas yang mengarah pada anarkis radikalisme di ranah kampus, menjadikan UNS harus senantiasa bersiap diri menjaga kedaulatan Negara disamping memagari  kampus UNS  terhadap bahaya paham kampus yang terpapar  radikalisme, sebagaimana adanya statement terkait  beberapa kampus yang rawan terhadap  paham radikalisme.  Untuk itu,   UNS harus terus meningkatkan kewaspadaan di lingkungan kampus. (Maryani FISIP UNS)

print