Siapkan Pemanfaatan Blended Learning, Prodi Ilmu Administrasi FISIP UNS Gelar Lokakarya

Banyak sekali tipe pembelajaran yang saat ini dikembangkan dalam proses belajar mengajar dari tingkat Pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Model pembelajaran yang inovetif banyak dikembangkan untuk memudahkan peserta didik memahami apa yang disampaikan tanpa terbatas ruang dan waktu. Beberapa aplikasi telah dibuat dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi diantaranya menggunakan media sosial dan media daring.

Menjawab dan upaya mengembangkan inovasi dalam pembelajaran tersebut, Prodi Ilmu Administrasi Negara FISIP UNS mengadakan lokakarya blended learning dengan menghadirkan  narasumber Dr. M.R. Khairul Muluk,M.Si Kepala Governance Laboratory Faculty of Administrative  Science  Universitas Brawijaya Malang. Lokakarya dilaksanakan Jumat, 20 September 2019 di Ruang Seminar FISIP UNS mulai pukul 09.00-11.15 WIB diikuti tak kurang 20 orang  dosen,  dari Prodi Ilmu Administrasi Negara dan dosen dari prodi lain di FISIP UNS.

Dalam paparannya Dr. Khairul Muluk menyampaikan ada enam tipe pembelajaran yaitu pembelajaran tatap muka, pembelajaran mandiri, pembelajaran tidak sinkron(asyinchronous), pembelajaran sinkron (synchronous), pembelajaran campuran tidak sinkron (blended or hybrid-asynchronous) dan pembelajaran campuran sinkron  (blended/hybrid-synchronous).  Pemanfaatan pembelajaran blended learning, melalui  kombinasi antara pembelajaran tatap muka dan pembelajaran online banyak dilakukan karena dengan beberapa pertimbangan diantaranya keterbatasan kapasitas dosen dan ruangan yang ada,  keterbatasan waktu dalam pembelajaan tatap muka,  tingginya literasi teknologi pengajar dan mahasiswa serta didukung dengan   ketersediaan koneksi internet yang memadai. Selain itu biaya penyelenggaraan  perkuliahan yang dirasa lebih murah bisa menjadi bahan pertimbangan lain karena factor geografis dan factor ekonomis dengan pemanfaat media online yang ada saat ini.

Dr. Kahirul Muluk menyampaikan bahwa blended learning yang telah dilakukan oleh FIA Universitas Brawijaya saat ini  telah digunakan dalam  pembelajaran Bersama dengan Prodi S1 PSDKU Kediri, Prodi S2 Double Degree Jepang dan Prodi S3 Kampus Jakarta dengan memanfaatkan fasilitas pembelajaran online melalui teleconference, pembelajaran online dan smart class. (Maryani FISIP UNS)

print