Siapkan Data dan Data Dukung Klasterisasi Perguruan Tinggi, UNS Terus Berbenah

Klasterisasi perguruan tinggi merupakan salah satu dasar bagi Kementerian Riset Pendidikan Tinggi  atau biasa disingkat dengan Kemenristekdikti untuk melakukan pembinaan perguruan tinggi dalam rangka meningkatkan kualitas, penyusunan kebijakan, serta memberikan informasi kepada masyarakat umum mengenai performa perguruan tinggi  tersebut dibandingkan dengan perguruan tinggi lain di Indonesia. Universitas Sebelas Maret (UNS) sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia terus berbenah dan menyiapkan data serta data dukung yang diperlukan dalam klasterisasi perguruan tinggi tersebut selain sebagai upaya memaksimalkan data  yang terintegrasi (big data) disemua lini.

Di Tahun 2017 UNS masuk di  sebelas besar klasterisasi perguruan tinggi di Indonesia, namun di Tahun 2018 UNS tidak masuk dalam 15 besar klasterisasi perguruan tinggi di Indonesia, untuk itu diperlukan evaluasi terhadap komponen apa saja yang menyebabkan terjadinya penurunan tersebut. Jajaran Pimpinan berserta seluruh stakeholder yang terlibat berusaha mengajak semua sivitas akademik UNS untuk turut berkontribusi terutama dalam penyiapan data dan data dukung klastering perguruan tinggi tersebut untuk tahun 2018.

Untuk itu Selasa, 9 April 2019, mulai pukul 09.00-11.30 WIB  bertempat di Ruang Seminar FISIP UNS telah dilaksanakan koordinasi  terutama terkait stakeholders yang membidangi bidang akademik serta kemahasiswaan dan alumni untuk mempersiapkan data yang akan diunggah dalam klastering perguruan tinggi melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pemeringkatan Kemahasiswaan atau SIMKATMAWA yang merupakan acuan bagi perguruan tinggi dalam melaksanakan pelaporan perolehan prestasi mandiri dan manajemen institusi/kelembagaan dalam bidang kemahasiswaan. Acara ini dihadiri lebih dari 75 orang yang terdiri dari Kepala Bagian, Kepala Sub Bagian Kemahasiswaan dan Alumni, dan  para operator sistem dengan narasumber Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni,  Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si., Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni,  Drs. Rohman Agus Pratomo, dan  Kepala Biro Perencanaan dan Informasi, Dra. Mustikawati Endah Setyandari, M.Si.

Secara garis besar, menurut  Prof. Darsono, selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswa dan Alumni menyampaikan bahwa ada penyesuaian penilaian performa perguruan tinggi sebagai hasil evaluasi dari penilaian di tahun sebelumnya.   Pada tahun 2018, terdapat penambahan satu komponen utama yaitu Kinerja Inovasi disamping  komponen utama yang digunakan untuk menilai performa perguruan tinggi Indonesia yaitu (1)  Kualitas Sumber Daya Manusia, yang mencakup prosentase jumlah dosen berpendidikan S3, prosentase jumlah lektor kepala dan guru besar, dan rasio mahasiswa terhadap dosen;(2) Kualitas Kelembagaan, yang mencakup akreditasi institusi dan program studi, jumlah program studi terakreditasi internasional, jumlah mahasiswa asing, serta jumlah kerjasama perguruan tinggi ;(3) Kualitas Kegiatan Kemahasiswaan, yang mencakup kinerja kemahasiswaan;(4) Kualitas Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, yang mencakup kinerja penelitian, kinerja pengabdian pada masyarakat, dan jumlah artikel ilmiah terindeks scopus per jumlah dosen.

Beliau menambahkan, dalam melaksanakan pengembangan kegiatan kemahasiswaan di perguruan tinggi tersebut, UNS akan  terus  mengupayakan dan meningkatkan kepedulian kepada kegiatan-kegiatan kemahasiswaan sehingga dapat menumbuh-kembangkan prestasi mahasiswa dalam bidang penalaran dan kreativitas mahasiswa, olahraga, seni, minat khusus, bakat, kewirausahaan, dan kesejahteraan mahasiswa dalam skala nasional maupun internasional demi kemajuan UNS dan tidak melupakan proses mencatat dan mendokumentasi  data apa saja guna bank data kemahasiswaan yang lebih besar. (Maryani FISIP UNS)

print