Sadari Pentingnya Skill Pustakawan, Prodi DIII Perpustakaan FISIP UNS Selenggarakan Semnas

Perkembangan teknologi dan informasi yang semakin berkembang memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap peran pustakwan. Tak jarang kegiatan teknis di perpustakaan telah beralih dan dikerjakan oleh robot-robot komputer. Jika hal ini tidak ditindaklanjuti maka kegiatan teknis di perpustakaan akan seluruhnya digantikan oleh kecanggihan teknologi. Untuk mencegah hal tersebut pustakawan harus dapat mengikuti perkembangan zaman, tidak canggung terhadap perubahan teknologi.

Menjawab beberapa tantangan diatas, Program Studi DIII Perpustakaan FISIP UNS menyelenggarakan  Seminar Nasional dengan tema “Peran dan Tantangan Pustakawan  di Era Disruption 4.0” di UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Kamis, 12 Juli 2018 dan diikuti oleh mahasiswa Program Studi Perpustakaan  maupun para  pustakawan di Solo Raya dengan menghadirkan dua orang narasumber yaitu Wahid Nashihuddin, S.IP, M.IP dari bidang Humas LIPI dan Andri Yanto, S.Sos, M.I.Kom.

Seperti yang disampaikan oleh Andri Yanto, S.Sos, M.I.Kom dimasa yang akan datang pustakawan harus dapat mengenali user dengan mengenali user maka akan mengetahui tingkat kebutuhannya, interaktif dan open accsess tidak menghilangkan hak cipta.

Sedangkan Ketua Penyelenggara Siti Nurkamilah, S.IP, M.IP sebagai salah satu dosen DIII  Perpustakaan menyampaikan bahwa seminar nasional ini diselenggarakan bertujuan untuk nenumbuhkan kesadaran mulai dari calon pustakawan hingga pustakwan yang telah bergerak dan berkecimpung di dunia perpustakaan. Selain dari itu, kegiatan ini untuk memberikan gambaran bagaimana yang harus dilakukan pustakawan dalam menghadapi era disrupsi 4.0. Seminar Nasional ini menghadirkan. Lebih jauh Nurkamilah berharap dengan terselenggaranya seminar nasional ini akan memberikan solusi dari kecemasan pustakawan terhadap beralihnya kegiatan teknis menjadi kegiatan yang dilakukan oleh komputer nantinya.(Maryani FISIP UNS)

print