Program Studi Magister Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
Universitas Sebelas Maret

Akselerasi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi informasi produk pembangunan (development) telah berdampak munculnya perubahan dan pergeseran sosial masyarakat Indonesia di segala lapisan. Peningkatan angka pertumbuhan ekonomi, perluasan kesempatan kerja serta terbukanya kesempatan akses informasi adalah salah satu implikasi signifikan dari pembangunan. Kendati demikian, pada saat bersamaan sejumlah persoalan kritis sebagai produk dari fenomena yang sama senantiasa hadir mengiringinya. Kemiskinan, kesenjangan sosial-ekonomi, ketimpangan desa-kota, menurunnya kualitas lingkungan fisik dan sosial, lahirnya konsentrasi modal oleh kelompok elit dan sektor-sektor tertentu, membengkaknya kuantitas  pengangguran adalah kenyataan yang terus menyelimuti pelaksanaan pembangunan itu sendiri.

Hal ini berarti diperlukan sejumlah visi, metode, dan strategi perencanaan yang tepat sebagai bentuk intervensi sosial, dengari sifatnya inovatif dan partisipatoris. Paralel dengan upaya terwujudnya peran universitas sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berfungsi pengembangan, perluasan dan penerapan ilmu pengetahuan, maka salah satu tugas terpenting didalamnya adalah menjawab sejumlah persoalan sosial di atas. Dengan pendekatan kritis, argumentatif dan solusi alternatif, peran ilmu sosial kiranya memiliki signifikansi untuk mengantisipasi tantangan dan prospek pembangunan itu semua. Dengan demikian hadirnya Program Studi S2 Sosiologi Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta diharapkan mampu menjawab kebutuhan itu, dan menjadi media pengembangan ilmu-ilmu sosial, khususnya Sosiologi dengan pendekatan alternatif.

Magister Sosiologi memiliki kemampuan untuk mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif melalui penelitian ilmiah dalam bidang sosial yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan bidang keahliannya, menyusun konsepsi ilmiah dan hasil kajian berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah, serta mencari solusi atau pemecahan masalah yang tengah dihadapi oleh masyarakat, sekaligus juga mecarikan  jalan keluar (wayout) dari berbagai situasi dan masalah sosial, sekaligus mencandra kencenderungan dan mengantisipasi berbagai dampak perubahan sosial.

 Oleh karena itu diperlukan Magister Sosiologi yang mampu melakukan validasi akademik atau kajian sosiologis dalam menyelesaikan masalah di masyarakat melalui pengembangan pengetahuan dan keahliannya. Dalam rangka menghasilkan Magister Sosiologi yang memiliki kemampuan diatas dan menjawab kebutuhan pengguna lulusan Perguruan Tinggi akan kompetensi lulusan, maka

Program Studi Magister Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta mengembangkan Kurikulum Program Studi S2 Sosiologi Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta Berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN DIKTI) yang menjadi landasan bagi upaya untuk melahirkan Magister Sosiologi dengan kemampuan mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif melalui penelitian ilmiah dalam bidang sosial yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan bidang keahliannya, menyusun konsepsi ilmiah dan hasil kajian berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah.

Kerjasama

Program Studi Magister Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta bekerja sama dengan

  1. Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sosiologi Antropologi Provinsi Jawa Tengah melalui Training of Trainer (TOT) Mata Pelajaran Sosiologi In Service di LPMP Jawa Tengah secara berkelanjutan.
  2. Sebagian besar Dosen Program Studi Magister Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta bekerja sama secara resmi dengan Institusi lain baik Institusi Pemerintah maupun non Pemerintah, pada tingkat Lokal, Nasional, Regional dan Internasional dalam kegiatan pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan lain-lain.
  3. Dosen Tamu dari Universitas lain baik dalam negeri maupun luar negeri, antara lain : Prof. Pamela Nilan Ph.D dari The University of Newcatle Australia, Dewi Candraningrum Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta sekaligus Pemimpin Redaksi Jurnal Perempuan, Dr. Ir. Ina Hunga Dosen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, AB Widyanta, S,Sos M A, Azhar Ibrahim Alwee, Ph.D dari , Malay Studies Department, Faculty Member. Studies Malay Studies, Sociology, and Cultural Studies, National University of Singapore.

Lapangan Kerja

Profil Lulusan adalah peran dan fungsi lulusan, bukan nama jabatan dan/atau pekerjaan yang dilakukan oleh lulusan Program Studi Magister Soiologi di masyarakat. Profil lulusan sejalan dengan visi dan misi Program Studi Magister Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret. Berdasarkan konsorsium Asosiasi Program Studi Sosiologi Indonesia (APSSI), market signal dan tracer study maka Program Studi S2 Sosiologi Pascasarjana Universitas Sebelas Maret menetapkan profil lulusan.

Lulusan Program Studi Magister  Sosiologi diharapkan memiliki profil sebagai: Peneliti Sosial (Social Researcher), serta Perencana Pembangunan Masyarakat dan Konsultan Sosial (Societal Development Planner and Social Development Consult)

  1. Sebagai seorang peneliti sosial yang handal (social researcher), maka seorang Magister  Sosiologi diharapkan memiliki kemampuan:
      1. Merancang penelitian,
      2. Peka dan tajam dalam melakukan analisis, serta
      3. Menghasilkan temuan-temuan dan informasi ilmiah yang berguna untuk menyikapi serta memecahkan berbagai persoalan sosial yang ada di masyarakat.
  2. Sebagai seorang perencana pembangunan masyarakat dan konsultan sosial (Societal Development Planner and social Development Consult), maka seorang Magister Sosiologi diharapkan mampu:
      1. Membuat perencanaan yang matang dalam suatu proyek yang melibatkan berbagai pihak di masyarakat;
      2. Membangun jejaring kerja (networking) dengan berbagai pihak untuk melaksanakan program yang direncanakan; dan

Memutuskan serta mencarikan jalan keluar atas berbagai masalah sosial, berdasarkan kepekaan dan pengetahuan sosiologisnya yang didukung oleh informasi dan data yang akurat.

Kompetensi Lulusan

Setelah selesai studi lanjut di Program Studi Magister Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret maka lulusan Program Studi Magister Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret mempunyai kompetensi untuk memahami, mengerti, mengkaji, menganalisa dan memberikan solusi atas permasalahan ( seperti : sosial, ekonomi, politik, budaya, ideologi, agama, pariwisata, kesehatan, pedesaan, perkotaan, dan sebagainya) dalam masyarakat terutama dengan mengaplikasikan teori – teori sosiologi baik itu Teori Sosiologi Klasik, Teori Sosiologi Modern, Teori Kritis, Teori Sosial Post Modern, dan Teori Postkolonial serta Metode Penelitian Sosial baik Kualitatif maupun Kuantitatif.

PROFIL MAGISTER  SOSIOLOGI PENCIRI PROGRAM STUDI PENCIRI LEMBAGA / INSTITUSI (FAKULTAS /UNIV)
KOMPETENSI UTAMA (60%) KOMPETENSI PENDUKUNG (32%) KOMPETENSI LAINNYA (8%)
Peneliti Sosial (social researcher)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Perencana Pembangunan Masyarakat dan Konsultan Sosial (Societal Development Planner and Social Development Consult)

 

  1. Mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif melalui penelitian ilmiah, dalam bidang sosial yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan bidang sosiologi, menyusun konsepsi ilmiah dan hasil kajian berdasarkan kaidah, tatacara, dan etika ilmiah dalam bentuk tesis atau bentuk lain yang setara, dan diunggah dalam laman perguruan tinggi, serta makalah yang telah diterbitkan di jurnal ilmiah terakreditasi atau diterima di jurnal internasional.
  2. Mampu melakukan validasi akademik atau kajian sesuai bidang sosiologi dalam menyelesaikan masalah di  masyarakat yang relevan melalui pengembangan pengetahuan dan keahliannya.
  3. Mampu menyusun ide, hasil pemikiran, dan argumen saintifik secara bertanggung jawab dan berdasarkan etika akademik, serta mengkomunikasikannya melalui media kepada masyarakat akademik dan masyarakat luas.
  4. Mampu mengidentifikasi bidang keilmuan yang menjadi obyek penelitiannya dan memposisikan ke dalam suatu peta penelitian yang dikembangkan melalui pendekatan interdisiplin atau multidisiplin.
  5. Mampu mengambil keputusan dalam konteks menyelesaikan masalah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora berdasarkan kajian analisis atau eksperimental terhadap informasi dan data.
  6. Mampu mengelola, mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan kolega, sejawat di dalam lembaga dan komunitas penelitian yang lebih luas.
  7. Mampu meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri.
  8. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data hasil penelitian dalam rangka menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.

 

Mengembangkan IPTEKS melalui riset, inovasi dan teruji menyelesaikan masalah dengan pendekatan inter/multi disiplin.

 

  1. Mampu mengembangkan potensi secara mandiri dalam kearifan lokal ke tingkat nasional/internasional.
    1. Mampu mengembangkan jiwa wira usaha.
print