Prodi S1 Ilmu Administrasi Negara  FISIP UNS Selenggarakan Workshop Penyusunan RPS Berbasis  HOTS

Workshop Penyusunan RPS Berbasis  Higher Order Thinking Skills (HOTS) oleh Prodi S1 Ilmu Administrasi Negara  FISIP UNS telah dilaksanakan  Selasa, 13 Agustus 2019, bertempat di Ruang Indrakilla UNS Inn . Kegiatan ini diikuti oleh semua dosen dari Program Studi S1 Ilmu Administrasi Negara dan menghadirkan narasumber Budi Legowo, S.Si,M.S.

Dalam   sambutannya Kepala Prodi S1 Ilmu Administrasi Negara, Rino Ardian Nugroho, M.TI,Ph.D menyampaikan bahwa implementasi kurikulum program studi di perguruan tinggi khususnya di UNS  mengacu pada  target Rektor Baru UNS yang mendasarkan pada Higher Order Thinking Skills (HOTS)  dan Revolusi Industri 4.0.  Dan untuk mewujudkan hal diatas banyak indikator-indikator penilaian kinerja yang  harus dilaksanakan. Pembagian matakuliah juga akan diperbincangkan. Pembahasan isu-isu administrasi  dilihat dengan beban menguji yang disesuaikan dengan matakuliah yang ada berdasarkan matakuliah yang ditawarkan. Pembebanan matakuliah dilihat dari tiga komponen yaitu beban mengajar, waktu penelitian dan pengabdian masyarakat serta  proses pembelajaran di kelas dan pemberian tugas mahasiswa.

Dalam paparan materinya Budi Legowo, S.Si, M.S,  menyampaikan bahwa perencanaan proses pembelajaran  merupakan bagian tak terpisahkan dari Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT).  Sesuai dengan SN Dikti, seperti disebut dalam Permenristekdikti No. 44 tahun 2015 Pasal 12 ayat 1, perencanaan proses pembelajaran disusun untuk setiap matakuliah dan disajikan dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS).  RPS ditetapkan dan dikembangkan oleh dosen secara mandiri dan/atau  bersama dalam kelompok keahlian suatu bidang ilmu pengetahuan dan/atau teknologi dalam program studi.

Dalam regulasi tingkat Universitas Sebelas Maret (UNS) yaitu, Peraturan Rektor UNS No. 582/UN27/HK/2016 tentang Penyelenggaraan dan Pengelolaan Pendidikan Sarjana dan Peraturan Rektor UNS No. 583/UN27/HK/2016 tentang Penyelenggaraan dan Pengelolaan Pendidikan Diploma disebutkan bahwa program studi wajib menyusun RPS dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dalam setiap matakuliah. RPS merupakan rencana proses pembelajaran dalam satu semester, sedangkan RPP adalah rencana proses pembelajaran yang dibuat tiap tahap kemampuan dan/atau tiap pertemuan. Dan RPS selingkung UNS selanjutnya disebut RPS UNS dikembangkan dari format Silabus dalam KBK.

Budi Legowo menembahkan bahwa beban kinerja dosen  dalam setiap pembelajaran di program studi dipengaruhi  oleh empat komponen  yaitu  Upload RPS, jumlah pertemuan perkuliahan, ketepatan mengumpulkan nilai serta kepuasan pelanggan yaitu mahasiswa. (Maryani FISIP UNS)

 

print