Prodi HI FISIP UNS  Kembali Gelar  Edutainment Wayang Kulit 2018

Prodi Hubungan Internasional (Prodi HI) bersama Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (Himaters) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret (FISIP UNS) kembali menggelar pembelajaran melalui media  Edutaiment Wayang Kulit. Pagelaran ini merupakan tahun ke-7 penyelenggaraan dan akan  menampilkan lakon Basukarna Duta dengan Dalang sekaligus Kepala Prodi HI FISIP UNS,  Ki KRT Professor Andrik P. Poerwahadiningrat, yang menceritakan tentang usaha diplomasi dan negoisasi Basukarna yang hendak mengambil kitab Makutharama (pengetahuan tentang Raja dan Pemerintahan) dan membeberkan tentang  rahasia masa depan. Acara ini dilaksanakan di Taman Budaya Jawa Tengah, Senin, 29 Oktober 2018, mulai  pukul 19.30 – 01.30 WIB diikuti oleh mahasiswa, budayawan dan masyarakat umum di Solo dan sekitarnya.

Media Wayang Kulit merupakan aset budaya bangsa yang bisa menjadi media edukasi dan diplomasi bangsa Indonesia pada khususnya. Pada sesi limbukan Prof Dr Andrik Purwasito selaku Dalang pada kesempatan malam itu dengan spontan menerima pertanyaan dan berdiskusi dengan dua Dosen muda Prodi HI FISIP UNS dan juga empat  mahasiswa Prodi HI FISIP UNS yang telah sering berkompetisi dan berprestasi di kancah nasional ataupun regional tentang wayang sebagai falsafah, sumber imu pengetahuan, teori politik timur yang tak kalah relevan dengan teori barat  dan juga sebagai bentuk edukasi sosial, dimana semua kalangan bisa belajar dari mengenali fisik wayang yang mencerminkan karakter tokoh tersebut dan perlakuan sang tokoh terhadap lingkungan sosialnya.

Dalam sambutannya Ketua Penyelenggara Muhnizar Siagian, M.I.Pol, menyampaikan setelah tujuh kali pembelajaran melalui media edutainment wayang kulit, mahasiwa diharapkan mampu mengokohkan kearifan lokal dan mengembangkannya, mampu menciptakan metode inovasi dan kreatif berbasis spiritual quotient, serta metode pembelajaran analisis krisis   dan simbolik  kepala mahasiswa  serta memberikan pengenalan budaya sendiri sebagai warisan dunia untuk metode sistem pembelajaran di perguruan tinggi sebagai penciri di  Prodi HI FISIP UNS.

Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan  tarian daerah Betawi oleh Syifa Nadhilah mahasiswa Prodi HI dari Tangerang. Tak juga ketinggalan alunan dari band angkatan 2018 yang menyuguhkan medley lagu daerah dan nasional dan di lanjutkan dengan happening poetry act oleh salah satu anggotanya yang membawakan judul Tanah Berdarah yang merupakan kritik pada krisis primordial yang menghancurkan kedamaian yang dimulai dengan  saling unjuk kesigapan dan kekuatan dalam membela pihak yang di anggapnya benar. Penampilan dari  IR Choir, vocal grup unggulan Prodi HI dan tari Pradipta Chandra Kusuma, salah satu mahasiswa Prodi HI FISIP UNS angkatan 2017 FISIP UNS juga tak kalah spektakuler sehingga riuh tepuk tangan penonton memenuhi TBS malam itu.

Acara edutainment sebagai agenda khusus Prodi HI ini selalu dikemas tak hanya sebagai media edukasi sosial tapi juga dharapkan mendorong prosentase mahasiswa agar mampu menggapai prestasi tak hanya di bidang akademik maupun  seni tapi juga di bidang Ilmiah yaitu Pengabdian pada masyarakat, karya tulis, kolom surat kabar/majalah, kompetisi debat, dan publikasi ilmiah serta inovasi sains yang berbasis ilmu sosial dan humaniora.  (Maryani FISIP UNS)

print