Pelatihan dan Asessmen Sertifikasi  Profesi  Bidang Penyiaran Hasil Kerjasama Prodi D3 Komunikasi Terapan dan  Kemenristekdikti

Prodi D3 Komunikasi Terapan bekerjasama dengan Kemenristekdikti menyelenggarakan Pelatihan dan Asessmen Sertifikasi  Profesi  Bidang Penyiaran. Kegiatan ini telah dimulai pada hari  Senin, 14 Oktober 2019.  Kegiatan pembukaan dilangsungkan di Ruang Seminar FISIP UNS mulai pukul 09.00-10.00 WIB, yang diikuti oleh 18 peserta pengajar dari beberapa universitas.

Adapun Lembaga sertifikasi Profesi yang akan memberikan pelatihan dan asesmen berasal dari Lembaga Sertifikasi Profesi   Komunikasi dan Siaran Indonesia  (LSP KOMSINDO) dan Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Informasi dan Telekomunikasi Indonesia (LSP TIK Indonesia)  dengan 3 skema  yaitu copy writing,  kamera operator dan sound technician. Masing-masing skema diikuti oleh 6 peserta yang berasal dari kalangan dosen.

Menurut Kaprodi D3 Komunikasi Terapan Mahfud Anshori, S.Sos, M.Si penyelenggaraan uji sertifikasi kompetensi bagi pendidik di minat komunikasi terapan sudah dilaksanakan untuk kali kedua, setelah sebelumnya awal  Agustus 2019 juga diselenggarakan uji sertifikasi kompetensi untuk bidang kehumasan dan public relations  bersama LSPR Jakarta.

Dalam sambutannya Dekan FISIP UNS, Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni menyampaikan bahwa  sertifikasi  kompetensi merupakan kebutuhan dan tuntutan UNS yang  terus berbenah dalam sarana dan prasarana termasuk dalam bidang sumber daya manusianya.  Dalam bidang Vokasi selain setiap mahasiswa harus memiliki kemampuan dalam keahlian masing-masing, hal inilah yang mengharuskan menuntut setiap dosen  pengajarnya memiliki kompetensi dibidangnya yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensinya. Beliau berharap semoga sertifikasi yang  dilaksanakan ini nantinya   juga dapat diberlakukan untuk mahasiswa, sebagai hasil pembelajaran dan kompetensi lulusan saat mencari pekerjaan nantinya.

Sebagai gambaran Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP P-3) Komunikasi dan Siaran Indonesia (KOMSINDO) adalah lembaga pendukung Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang bertanggung jawab melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi. LSP KOMSINDO didirikan dan dibawah naungan Perkumpulan Praktisi Broadcast Indonesia (PERPABI), Wahana Audio Visual (WAVI), Institut Pengembangan Wiraswasta Indonesia (IPWI), dan Program Indonesia Kompeten (PIK). Sedangkan Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Informasi dan Telekomunikasi Indonesia (LSP TIK Indonesia) memiliki tujuan Lembaga dalam  memenuhi tersedianya pengakuan tenaga yang kompeten di bidang teknologi informasi dan telekomunikasi yang pembuktian kompetensinya Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang merupakan rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan oleh  peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Maryani FISIP UNS)

print