Maru 2018, Dapat Pembekalan Pembelajaran Prodi Ilmu Administrasi Negara Lewat Kuliah Pakar

Ilmu Administrasi negara/publik merupakan ilmu baru  khususnya bagi mahasiswa baru (Maru). Oleh karena itu perlu adanya langkah pengenalan, pemahaman dan pengayakan ilmu adminisnistrasi negara/publik ini kepada mahasiswa baru.  Dalam upaya memberi pengenalan dan pemahaman  pada maru tersebut, Prodi Ilmu Administrasi Negara (Prodi AN) FISIP UNS menyelenggarakan Kuliah Pakar dengan mengangkat tema tentang ”Sejarah Perkembangan dan Isu–isu Ilmu Administrasi negara/publik dengan menghadirkan narasumber Prof. Dr. Paulus Israwan Setyoko dari Universitas Jendral Soedirman Purwokerto. Kegiatan ini diikuti oleh semua mahasiswa baru angkatan 2018 Prodi Ilmu Administrasi Negara FISIP UNS.

Dalam sambutannya Kepala Prodi AN,  Dr. Kristina Setyowati, M.Si menyampaikan kuliah pakar ini diselenggarakan agar Mahasiswa baru memiliki pengetahuan tentang sejarah perkembangan ilmu administrasi negara/publik  sejak pertama kali digulirkan hingga menjadi seperti saat ini dengan berkembangnya paradigma dibidang ilmu administrasi Negara/publik, memahami isu-isu kontemporer yang berkembang, memahami  ilmu dan  teori administrasi Negara yang digunakan serta mampu  menganalisis isu-isu administrasi publik dengan menggunakan pendekatan teori administrasi publik yang sesuai.

Prof. Israwan dalam paparan terkait sejarah perkembangan dan isu–isu ilmu administrasi negara/publik  memaparkan bahwa  ilmu Administrasi Negara /publik  merupakan sebuah ilmu yang bersifat eklektif artinya bahwa teori yang ada dalam ilmu administrasi negara/publik ini berasal dari berbagai sumber ilmu sehingga memiliki banyak definisi. Dalam teori dan prakteknya juga melalui banyak pemahaman yang beragam. Pada awalnya administrasi public didefinisikan  sebagai produk barang dan jasa yang dirancang untuk melayani kebutuhan masyakat atau konsumen dengan menukil pendapat Dimock (1983) kemudian berkembang  hingga muncul istilah government, governance public hingga public management.

Awal nilai dari Administrasi publik banyak berkaitan dengan efektivitas, efisiensi dan ekonomi namun selanjutnya ketiga komponen tersebut ditujukan pada siapa?. Hingga akhirnya muncul ide keadilan sosial dalam administrasi public yang dicetuskan oleh H. George Frederickson  disamping nilai ekonomi, efisiensi dan efektivitas  dengan  lahirnya new public administrations yang mengakui pentingnya keadilan sosial, akuntabilitas dan partisipasi masyarakat dalam administrasi publik.  (Maryani FISIP UNS)

print