Lewat Talkshow, Mahasiswa Ajak  Ubah “Bad Habit” Penyebab Diabetes Mellitus

Sabtu, 27 April 2019,  Tamarind Event Organizer, EO besutan mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UNS  angkatan 2016 menyelenggarakan sebuah talkshow dan workshop  yang ditujukan untuk masyarakat khususnya mahasiswa dan para pekerja kantoran sebagai upaya  mengubah ‘bad habit’ mereka menjadi gaya hidup yang lebih sehat.

Kegiatan ini bertujuan  mengedukasi masyarakat yang sebelumnya kurang menyadari  apa itu diabetes mellitus, penyebab dan cara pencegahan, serta solusi pengobatan bila sudah terkena  menjadi lebih paham dan menyadari pentingnya menjaga kesehatan dibandingkan dengan upaya pengobatan. Sebagaimana pepatah mencegah lebih baik daripada mengobati. Dalam pemahaman umum yang ada dimasyarakat bahwa penyakit diabetes, bukan hanya disebabkan oleh keturunan semata, tetapi juga disebabkan karena gaya hidup. Untuk itu  dengan pengetahuan yang lebih awal pada mahasiswa dan pekerja kantoran ini diharapakan dapat ikut mempromosikan sekaligus menyebarkan ilmu terkait apa itu diabetes mellitus dan pola hidup sehat seperti apa yang bisa diterapkan agar dapat mengubah gaya hidup mereka menjadi lebih baik.

Dengan tema “Minimalism Healthy Lifestyle: How to prevent diabetes as early as possible”, Tamarind EO melangsungkan kegiatan  ini. Bertempat di El Samara Coffeespace. Acara diawali dengan paparan dan pembahasan mengenai penyakit diabetes dan cara pencegahan penyakit tersebut oleh dr. Wikan Basworo, Sp.F. Beliau adalah Founder dari Klinik Jasmine dan Komunitas Padi Mas (Penyandang Diabetes Melitus). Beliau juga merupakan dosen Fakultas Ilmu Kedokteran UGM Yogyakarta.

Di segmen kedua,  ada pemaparan materi mengenai manajemen dan aplikasi makanan sehat, dan persiapan diri mencegah diabetes mellitus oleh  Retno Wulandari, S.Gz,  seorang praktisi gizi serta founder dan chef @sego_jene.  Dan disesi terakhir, diadakan workshop tentang  pembuatan makanan sehat yaitu Chicken Shiracha dimana para peserta dibagi dalam beberapa kelompok. Antusiasme peserta cukup meriah, terbukti dengan partisipasi setiap peserta dalam kegiatan masak-memasak dan usaha masing-masing kelompok untuk menyajikan hidangan yang terbaik dan semenarik mungkin dan diunggah ke instagram dengan #CegahLebihDini dengan caption semenarik mungkin.

Berhasil meraih  juara terkait penyajian dalam kategori foto terbaik adalah  Qorina Azza  dan Aaoron Sulistyo dengan caption terbaik. Dan untuk kelompok terkompak juga disediakan  hadiah menarik. Acara ditutup dengan penyerahan hadiah bagi pemenang dan penyerahan vendel untuk pembicara. (Maryani FISIP UNS) (Foto Tamarind EO)

 

 

print