Kenalkan Pengalaman dan Penguatan Materi Perkuliahan, Prodi Ilmu Komunikasi Selenggarakan Pembekalan Kuliah Kerja Komunikasi

Kompetisi yang semakin ketat dalam dunia kerja menjadi pertimbangan mendasar bagi Program Studi Ilmu Komunikasi untuk mempersiapkan lulusan yang kuat dan mumpuni dalam penguasaan teori maupun praktik. Keseimbangan dalam penerimaan materi-materi perkuliahan baik secara teoritis maupun kemampuan praktik sudah seharusnya dimiliki oleh para mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi. Tidaklah cukup berbekal pemahaman dalam teori dan praktik saja, tetapi mahasiswa sebelum lulus juga perlu dilatih berbagai ketrampilan yang harus dikuasai saat mereka terjun di dunia industri media massa, advertising atau periklanan, maupun public relations  atau kehumasan.

Berkaca dari beberapa pertimbangan diatas  Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNS menerapkan satu mata kuliah wajib bagi seluruh mahasiswa, yaitu “Kuliah Kerja Komunikasi” atau disingkat “KKK” atau kuliah magang di institusi kerja di wilayah Indonesia, yang  meliputi : Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dalam kurun waktu kurang lebih 3 bulan.

Sebagai pembekalan awal, Kamis 2 Mei 2019  di Aula FISIP UNS diadakan Pembekalan Kuliah Kerja Komunikasi (KKK) mulai pukul 12.30-15.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi angkatan 2016 dengan narasumber para alumni dari Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UNS sendiri  Avisena Roosyida Ashari dan Rino Basudewa.

Menurut salah satu dosen pembimbing KKK Firdastin Ruthnia , S.Sos,M.Si selain bertujuan memberikan penguatan materi perkuliahan yang diperoleh mahasiswa di kampus dan materi praktik secara nyata di dunia kerja juga  dapat memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kehidupan kerja bidang komunikasi serta mengupayakan terjalinnya kerjasama yang saling menguntungkan antara Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNS dengan Stakeholder eksternal yang berposisi sebagai User.

Karena penguasaan ilmu komunikasi idealnya merupakan sinergi antara ilmu-ilmu teoritis dengan ilmu-ilmu praktis sehingga  berimplikasi pada proses dan model pembelajaran yang harus dikembangkan oleh pengelola pendidikan ilmu komunikasi.  Dengan terselenggaranya kuliah magang atau Kuliah Kerja Komunikasi, diharapkan mampu memberikan pengalaman serta pembelajaran baru  yang akan bermanfaat dalam  mempersiapkan diri menyongsong dunia kerja dikelak kemudian hari. (Maryani FISIP UNS)

print