Kampungnesia Bekerjasama dengan Prodi S2 Sosiologi Adakan Srawung Kampung Kota #2 2018

Srawung Kampung-Kota#2 2018 adalah upaya kolaborasi untuk berbagi dan membangun jejaring pengetahuan kampung-kota yang dikelola oleh kampungnesia, Sosiologi FISIP UNS.  Salah satu bentuk kegiatan yang dilaksanakan adalah diskusi bersama dalam Srawung Kampung-Kota #2 2018 dengan menghadirkan motivator dari beberapa komunitas yang telah berhasil menggerakkan warganya terkait pemberdayaan masyarakat dengan menghadirkan narasi kampung –kota dalam beragam dimensi, baik dalam fisik maupun non  fisik sebagai upaya untuk menempatkan  kampung sebagai bagian non substansial dari ruang-ruang kota yang ada.

Pak Gugun dari UPC Jakarta saat menyampaikan paparan terkait kondisi kampung-kampung di Kota Jakarta dalam Srawung Kampung-Kota#2 2018

Ibu Endang memberikan gambaran hulu-hilir kawasan Kali Winongo saat sebelum dan setelah adanya pendampingan dari FKWA Yogyakarta

Kegiatan Diskusi Srawung Kampung Kota #2 2018 ini dilaksanakan Selasa –Rabu, 16-17 Oktober 2018 bertempat di area kampus FISIP UNS mulai dari Ruang Seminar,  Public Space 3 dan Hutan FISIP . Pada hari  Selasa, 16 Oktober 2018 kegiatan diskusi  mengangkat tema  Kota dan Kontestasi Ruang   yang  dilakukan bersama  komunitas  Hysteria (Semarang), Muara (Surakarta) dan Bentara (Yogyakarta). Sedangkan di hari kedua  Rabu, 17 Oktober 2018 pukul 09.00-12.00 WIB dilaksanakan panel  utama tentang Srawung Kampung-Kota di Ruang Seminar FISIP UNS  dengan narasumber  Gugun Muhammad  dari UPC Jakarta, Endang Rohjiani (dari FKWA ) pegiat di Kali Winongo Yogyakarta dan   Sony Waluya  (SIBAT) pegiat komunitas untuk siaga bencana di Solo  dipandu langsung oleh  Akhmad Ramdhon dosen sekaligus  penggagas Kampungnesia.

Setelah pukul 13.00-15.00 WIB acara dilanjutkan dengan   Panel Teman di Public Space 3 FISIP UNS bersama komunitas  @lembagalingkar Makassar dan  @sesepuh johokampoenghepi yang memberi perspektif sederhana dan  penting tentang ragam inisiatif yang bisa terus diinisiasi oleh siapapun. Acara ditutup pukul 16.30 di Hutan FISIP dengan tema kegiatan Srawung Buku-Buku dan Srawung Bunyi-Harapan  yang menyajikan gelaran  media, buku, arsip , karya penerbitan dan Buku terkait kampung dan kota dengan dihibur  penampilan apik dari komunitas Suarasa dan Sisir Tanah. (Maryani FISIP UNS)

 

print