Fasilitasi Mahasiswa Tentang Pemanfaatan Big Data, Prodi Magister Ilmu Komunikasi Selenggarakan Seminar Nasional

Istilah Big Data saat ini,  marak di gunakan sebagai teknologi trend masa depan. Big Data merupakan  sebuah teknologi  informasi yang  memungkinan proses pengolahan, penyimpanan dan analisis data dalam beragam bentuk/format dalam jumlah besar dan bertambah secara cepat.

Dalam upaya meningkatkan kualitas mahasiswa serta memfasilitasi mahasiswa untuk mendapatkan ilmu pengetahuan baru langsung dari pakar yang berkompeten, Program Magister S2 Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UNS  menyelenggarakan seminar Nasional dengan tema “Big Data untuk Perkembangan Riset Komunikasi. Kegiatan ini dilaksanakan Jum’at, 14 Desember 2018 mulai pukul 09.00-15.00 WIB di Syariah Hotel Solo.

Hadir sebagai Narasumber  Dr. Catur Suratnoaji, M.Si (Dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jawa Timur)  dengan  materi tentang Metode Riset Komunikasi Berbasis Big Data, dan Arief Adi Wibowo (CNN INdonesia) dengan materi  Implementasi Big Data untuk Keperluan Campaign. Kegiatan ini diikuti tidak kurang dari 100 orang peserta dari umum maupun mahasiswa UNS sendiri.

Dalam paparannya Dr. Catur Suratnoaji, M.Si menyampaikan bahwa metode jaringan komunikasi merupakan metode yang menggambarkan relasi aktor (orang, lembaga, perusahaan, negara dan sebagainya  satu dengan lainnya dalam struktur sosial tertentu yang menghasilkan isu, ide, jasa dan produk. Metode jaringan ini bermanfaat untuk menjelaskan terbentuknya fenomena komunikasi karena adanya isu, ide maupun inovasi baru. Metode jaringan ini juga dapat menjelaskan posisi aktor dan perilakunya dalam struktur sosial serta melakukan perbandingan aktor dan struktur jaringan dalam sistem yang berbeda.

Lebih jauh, Dr Catur menyatakan dengan memahami  manfaat big data maka dapat memprediksi sesuatu  seperti prediksi presiden kedepan  dengan melihat unit analisisnya meliputi individu/aktor/ node/vertice /vertex,  sub kelompok/sub group/sub sistem,  sistem yang terdiri dari struktur dan karakter serta isi percakapannya.  Beliau menggambarkan sebaran kepadatan jaringan komunikasi antara Jokowi, Gus Mus, Mas Piyu dan Prabowo.

Sedangkan pembicara kedua, Arief Adi Wibowo menyatakan bahwa big data menjamin pemrosesan solusi data dengan varian baru maupun yang sudah ada untuk memberikan manfaat nyata bagi bisnis. Pengolahan data dengan ukuran dan kompleksitas yang  besar tetap bisa menjadi salah satu  solusi teknologi  tujuan bisnis. Beliau banyak memberikan gambaran para peserta terkait pemanfaatan big data  salah satunya adalah program “Mata Najwa” di salah satu stasiun televisi saat itu dan Promo Mata Najwa on The Street  dengan pemanfaatan penggunaan media sosial.  Big data diibaratkan sebagai akumulasi  dari  transaksi, interaksi dan observasi  yang dapat meningkatkan variasi dan kompleksitas data itu sendiri. (Maryani FISIP UNS)

print