Dua Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Transfer Berhasil  Raih Peringkat 1 di Ajang SADEWA AJISAKA UGM 2018

Delegasi  Universitas Sebelas Maret  yang tergabung dalam Tim Nafara yang beranggotakan dua mahasiswa dari Prodi S1 Ilmu Komunikasi Transfer FISIP UNS yaitu Nadhif Idham Aditya (D1217032) dan Muhammad Fajar Shiddiqi (D1217029) berhasil  meraih prestasi  dalam lomba  SADEWA atau Sayembara Dewa Pariwara yaitu  jenis perlombaan terkait iklan  sebagai Gold winner dan Honorable  Mention  dalam ajang Insan Kreatif Nusantara atau biasa disingkat dengan  Ajisaka UGM 2018  yang diselenggarakan oleh Korps Mahasiswa Komunikasi Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Kedua mahasiswa ini telah mempresentasikan hasil karyanya  di kawasan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik  Universitas Gajah Mada (FISIP UGM)  dan   Hotel Crystal Lotus Yogyakarta pada hari Jumat-Sabtu, 2-3 November 2018.

Ajisaka UGM sendiri adalah kompetisi empat mata lomba bidang komunikasi yaitu Arjuna, Kresna, Prahasta dan Sadewa yang diprakarsai oleh Korps Mahasiswa Komunikasi UGM.  ARJUNA  atau ajang tentang  hasil karya fotografi yang tidak hanya menarik, namun juga memiliki pesan tersendiri. PRAHASTA adalah  merupakan perlombaan yang terkait Pertempuran Humas Nusantara  untuk melihat sejauh mana keahlian menjadi seorang PR. KRESNA adalah ajang  tentang  dunia perfilman yang tergabung dalam Kreasi Insan Sinema yang  menanti karya berkualitas  para sineas muda Indonesia. Sedangkan SADEWA (Sayembara Dewa Pariwara) adalah jenis perlombaan terkait iklan. Banyak iklan yang semakin hari semakin menarik dan kreatif. Namun, banyak pula iklan yang memiliki kemiripan konsep atau bahkan sama persis dengan iklan lainnya sehingga diperlukan  ide-ide lain  untuk membuat iklan yang berbeda.

Tahun 2018 tema yang diangkat berkaitan dengan persoalan toleransi yaitu  salah satu sikap yang penting untuk dimiliki manusia sebagai makhluk sosial yang senantiasa  berinteraksi dengan mausia lainnya.  Tim UNS memberi tema dalam produk iklannya  dengan “Papeda (Pada Pengin Beda)” dan ternyata mendapat apresiasi luar biasa dari juri sehingga berhasil meraih dua kategori SADEWA sekaligus. Hasil akhir dari penyelenggarakan SADEWA ini sebagai generasi pembawa perubahan, para peserta diajak untuk mampu membawa perubahan,  dengan memutus sikap intoleran dalam kehidupan bermasyarakat serta mampu  terlibat dan bertanggung jawab dalam menyuarakan dan menekankan kembali nilai-nilai toleransi di Indonesia.  (Maryani FISIP UNS)

print