Dialog Persiapan Sertifikasi dan Akreditasi Program Studi Internasional  Beberapa Fakultas di UNS

Bertempat di ruang sidang Dekanat FISIP UNS, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Ahmad Yunus, Dekan FISIP UNS, Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti  Nurhaeni,M.Si,  Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) UNS Dr. Rahmanu Widayat, M.Sn., beserta  beberapa kepala program studi di FISIP UNS yaitu  Prodi S1 Ilmu Komunikasi Sri Hastjarjo,S.Sos,Ph.D, Kepala Prodi S1 Ilmu Administrasi Negara Rino Ardhian Nugroho,S.Sos,M.TI, Ph.D, dan Kaprodi S1 Sosiologi, Dr. Argyo Demartoto, M.Si melakukan dialog persiapan akreditasi ataupun sertifikasi program studi internasional.

Dialog dilaksanakan dari pukul 08.00-09.30 WIB diselingi santap pagi ini,  bertujuan  untuk mempersiapkan diri jelang pelaksanaan akreditasi atau sertifikasi internasional selain AUN QA mengingat antrian yang cukup panjang yang harus dilampaui oleh fakultas ataupun program studi bila menggunakan standar AUN QA ini.

Maka beberapa program studi mencoba mencari alternatif badan akreditasi dan sertifikasi internasional untuk bidang ilmu sosial  seperti  ASIC atau ILO.  Pada intinya beberapa fakultas berinisiasi melakukan  dialog untuk mendapatkan   sertifikasi atau akreditasi  internasional dengan model yang berbeda.  Salah satu penyebabnya dikarenakan antrian dari akreditasi AUN QA yang cukup lama sekitar dua  tahun atau  diperkirakan berlangsung  tahun 2021. Hal ini juga terinspirasi dari  beberapa Universitas di indonesia seperti di Universitas  Airlangga  Surabaya yang  menggunakan akreditasi internasional ASIC sambil menunggu akreditasi yang diakui oleh Kementerian Republik Indonesia.

Menurut Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Ahmad Yunus menyatakan dalam kesempatan tersebut bahwa  pada intinya  fakultas boleh mempersiapkan sertifikasi atau akreditasi  internasional lain selain AUN QA sambil menunggu akreditasi dalam hal prestise dan mutu dari Perguruan tinggi yang lebih baik. (Maryani FISIP UNS)

print