Peranan Komunikasi Terhadap Difusi – Adopsi Inovasi Dan Pencegahan Konflik Antar Budaya

Book Cover: Peranan Komunikasi Terhadap Difusi - Adopsi Inovasi Dan  Pencegahan Konflik Antar Budaya

peranan-komunikasi-terhadap-difusi-adopsiKomunikasi merupakan kebutuhan dasar bagi manusia. Dengan berkomunikasi, manusia dapat saling berhubungan satu sama lain, baik dalam kehidupan sehari-hari di rumah, instansi, masyarakat atau di mana saja manusia berada. Tidak ada manusia yang tidak terlibat dalam komunikasi. Semakin kompleks kehidupan manusia, membuat peranan komunikasi semakin tidak terelakkan. Komunikasi erat kaitannya dalam kepentingan berinteraksi, memecahkan masalah, atau menjalin hubungan baik dengan sesamanya.

Peranan komunikasi penting sekali dalam perubahan sosial. Setiap daerah yang mengalami perubahan sosial sudah tentu mengalami proses komunikasi. Akan tetapi, dari segi teoretis, perubahan sosial baru dapat terjadi jika suatu daerah mengadopsi inovasi tertentu dalam hal berkomunikasi.

Pentingnya komunikasi tidak terbatas pada komunikasi personal, tetapi juga dalam tatanan komunikasi organisasi. Dengan adanya komunikasi yang baik, sebuah komunikasi dapat berjalan dengan lancar dan berhasil, begitu pula sebaliknya. Tepat atau tidaknya pemahaman terhadap komunikasi dalam suatu organisasi dapat mengakibatkan tidak lancarnya kegiatan organisasi itu sendiri. Dengan demikian, komunikasi dalam setiap organisasi mempunyai peranan yang sentral.

Manusia menghabiskan sebagian besar waktunya untuk berinteraksi dengan orang lain dalam berbagai organisasi formal dan organisasi informal. Organisasi formal yang dimaksud yaitu sekolah, universitas, lembaga bisnis, perusahaan, institusi agama, media massa, dan pemerintah. Adapun organisasi informal yaitu kelompok bermain, kelompok arisan, dan olahraga. Interaksi sosial antarmanusia tersebut mengajarkan bahwa ada organisasi yang menjalankan aktivitasnya sesuai dengan visi dan misinya.

Buku ini merupakan kumpulan hasil-hasil penelitian yang ditulis oleh Dr. Sutopo MS dan para mahasiswa S-2 dengan editor Prof. Dr. Pawito,Ph.D dan Dr. Sumarwati, M.Pd  terdiri dari16 Bab, setebal 247 halaman ini, mencoba mengulas tentang peran informasi modal soasial dan media massa dalam perubahan social dengan mempertimbangkan budaya local sehingga sesuai dengan perkembangan zaman termasuk konsep teori yang mengarah pada perpektif  keIndonesiaan.

Komunikasi merupakan kebutuhan dasar bagi manusia. Dengan berkomunikasi, manusia dapat saling berhubungan satu sama lain, baik dalam kehidupan sehari-hari di rumah, instansi, masyarakat atau di mana saja manusia berada. Tidak ada manusia yang tidak terlibat dalam komunikasi. Semakin kompleks kehidupan manusia, membuat peranan komunikasi semakin tidak terelakkan. Komunikasi erat kaitannya dalam kepentingan berinteraksi, memecahkan masalah, atau menjalin hubungan baik dengan sesamanya.

Peranan komunikasi penting sekali dalam perubahan sosial. Setiap daerah yang mengalami perubahan sosial sudah tentu mengalami proses komunikasi. Akan tetapi, dari segi teoretis, perubahan sosial baru dapat terjadi jika suatu daerah mengadopsi inovasi tertentu dalam hal berkomunikasi.

Pentingnya komunikasi tidak terbatas pada komunikasi personal, tetapi juga dalam tatanan komunikasi organisasi. Dengan adanya komunikasi yang baik, sebuah komunikasi dapat berjalan dengan lancar dan berhasil, begitu pula sebaliknya. Tepat atau tidaknya pemahaman terhadap komunikasi dalam suatu organisasi dapat mengakibatkan tidak lancarnya kegiatan organisasi itu sendiri. Dengan demikian, komunikasi dalam setiap organisasi mempunyai peranan yang sentral.

Manusia menghabiskan sebagian besar waktunya untuk berinteraksi dengan orang lain dalam berbagai organisasi formal dan organisasi informal. Organisasi formal yang dimaksud yaitu sekolah, universitas, lembaga bisnis, perusahaan, institusi agama, media massa, dan pemerintah. Adapun organisasi informal yaitu kelompok bermain, kelompok arisan, dan olahraga. Interaksi sosial antarmanusia tersebut mengajarkan bahwa ada organisasi yang menjalankan aktivitasnya sesuai dengan visi dan misinya.

Buku ini merupakan kumpulan hasil-hasil penelitian yang ditulis oleh Dr. Sutopo MS dan para mahasiswa S-2 dengan editor Prof. Dr. Pawito,Ph.D dan Dr. Sumarwati, M.Pd  terdiri dari16 Bab, setebal 247 halaman ini, mencoba mengulas tentang peran informasi modal soasial dan media massa dalam perubahan social dengan mempertimbangkan budaya local sehingga sesuai dengan perkembangan zaman termasuk konsep teori yang mengarah pada perpektif  keIndonesiaan.

ISBN 978-602-397-059-9

Dipublikasikan Maryani FISIP UNS

Published: 4 January 2017
Tags:
print