Komunikasi Multikultural

Book Cover: Komunikasi Multikultural

Perbedaan latar belakang budaya partisipan komunikasi merupakan suatu keadaan yang sangat peka bagi munculnya kesalahpahaman dan konflik sehingga komunikasi tidak berlangsung secara optimal. Hasil komunikasi yang diperoleh darinya pun tidak seperti yang diharapkan, bahkan tidak jarang justru menumbuhkan benih-benih konflik di kemudian hari yang melahirkan ketidakharmonisan dan kekerasan. Hal ini disebabkan oleh adanya kenyataan bahwa komunikasi multi kultur sering kali disertai oleh persepsi negatif para partisipan komunikasi, baik yang dipengaruhi oleh faktor stereotipe dan etnosentrisme yang sudah merasuk dalam mental partisipan sejak. ihasih kanak-kanak maupun pengaruh oleh sentimen-sentimen etnis, rasial, agama, golongan dan sentimen sosial lain seperti ketimpangan tingkat sosial ekonomi.

Dalam buku ini pembaca akan menemukan cara-cara berkomunikasi secara harmonis untuk mengoptimalkan hasil komunikasi dan mengatasi beberapa hambatan budaya dalam berkomunikasi. Cara-cara tersebut antara lain pertama, upaya memahami kultur pihak-pihak yang akan diajak berkomunikasi oleh partisipan dengan jalan proximity, yakni partisipan melakukan pembicaraan dengan materi yang sudah diketahui secara baik oleh masing-masing pihak dalam komunikasi. Kedua, familiarity, yakni mengedepankan unsur kesederajatan, keterbukaan dan saling menghormati sebagai sesama. Ketiga, similiarity, yakni membicarakan hal-hal yang tidak menimbulkan konflik dan kesalahpahaman.

Penulis

Prof. Dr. Andrik Purwasito,  DEA

print