Isu Gender, Seksualitas dan Hak Asasi Manusia dalam Administrasi Publik

Book Cover: Isu Gender, Seksualitas dan Hak Asasi Manusia  dalam Administrasi Publik

Isu gender, seksualitas dan hak asasi manusia, khususnya hak-hak kaum yang termarjinalkan, menarik untuk dikaji karena sifatnya yang kontroversial sehingga mudah memancing diskursus atau perdebatan akademis. Khusus untuk isu seksualitas, selama ini belum banyak pakar yang menjadikannya sebagai objek kajian dalam ilmu administrasi publik. Dengan mengangkat isu gender, seksualitas dan hak asasi manusia khususnya dalam konteks permasalahan administrasi publik di Indonesia, penulis berharap dapat memberikan gambaran tentang betapa beragam dan kompleksnya realitas problem publik yang ditangani administrasi negara. Belajar administrasi negara tidak hanya berkutat pada teori-teori manajerial maupun kebijakan publik, tapi juga berhadapan dengan problem-problem sosial yang menuntut komitmen politis, yakni empati, simpati, dan pemihakan pada mereka yang terpinggirkan dalam pelayanan publik. Buku ini memaparkan persoalan publik yang jarang disentuh oleh paradigma mainstream dalam administrasi negara yakni diskriminasi dalam mengakses pelayanan maupun sumber daya publik yang dialami oleh komunitas masyarakat rentan - seperti kaum perempuan yang berkarir di birokrasi, perempuan miskin yang terjun ke dunia prostitusi untuk bertahan hidup, maupun kaum waria yang memiliki identitas seksual yang ambigu. Persoalan aksesibilitas pelayanan publik dalam buku ini dilihat dari perspektif pemihakan pada penghargaan nilai-nilai keadilan dan hak asasi manusia atau kepengelolaan masalah publik yang demokratis dan manusiawi (Democratic dan Human Governance)

Tentang Penulis

Dra. Sri Yuliani, M.Si lahir di Kota Surakarta 30 Juli 1963. Menamatkan S1 Ilmu Adminitrasi Negara Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan IlmuPolitik (FISIP) Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) tahun 1988 danPascasarjana Administrasi Publik Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 2000.Sejak 1990 diterima sebagai pengajar di almamatermya Program Studi Ilmu Administrasi Negara FISIP UNS dan diberi kepercayaan mengampu mata kuliahPengantar Ilmu Administrasi Negara, Teori Administrasi Negara, ManajemenPublik, dan Implementasi dan Evaluasi Kebijakan Publik. Tertarik pada kajian tentang Kebijakan Publik dan Politik Gender. Hal ini bisa dilihat dari penelitian dan artikel yang dihasilkan antara lain : Isu Gender dalam ManajemenKepegawaian di Birokrasi Militer (Akademi Militer) dan Sekretariat Daerah Kabupaten Sragen; Aksesibilitas Waria dalam Memperoleh Pelayanan Publik Dasar di Kota Surakarta; Konstruksi Sosial Mengenai Tubuh Perempuan dalam Kaitannya dengan Pornografi dan Pornoaksi; Perempuan dan Kebijakan Publik : Politik Tubuh dalam Peraturan Daerah di Era Otonomi Daerah; Peraturan Daerah Tentang Prostitusi : Tinjauan dari Perspektif Gender dan HakAzasi Manusia

Tags:
print