Berikan Standar Layanan Laboratorium, FISIP UNS  Baku-kan SOP Laboratorium

Kamis, 4 April 2019, telah diselenggarakan Workshop Penyusunan Standard Operating  Procedure atau biasa disingkat SOP tentang laboratorium di FISIP UNS. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, tim jaminan mutu fakultas, kepala laboratorium  dan pengelola laboratorium, serta  jajaran pejabat struktural FISIP UNS. Kegiatan yang dilangsungkan di UNS Inn ini dimulai pukul 09.00-15.00 WIB  dan   membahas beberapa prosedur layanan terkait laboratorium yang telah dilakukan oleh program studi yang membawahi laboratorium itu sendiri maupun laboratorium dibawah fakultas.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bidang 1 ini mendapat apresiasi dari Wakil Dekan Bidang Akademik Drs. Sudarmo,MA, Ph.D yang sekaligus membuka acara workshop siang itu.  Dengan tersusunnya SOP tentang Laboratorium di FISIP UNS ini diharapkan mampu memberikan  pedoman bagi setiap pegawai serta penerima layanan terkait jenis dan unit layanan yang diberikan sesuai dengan bidang keilmuan.  Saat ini FISIP UNS memiliki   Laboratorium Multimedia pada Prodi S1 Ilmu Komunikasi, Laboratorium Sosiologi (Lab Sosio) pada Prodi Sosiologi, Laboratory For Public Governance Reform (LPGR) atau Laboratorium Reformasi Tata Kelola Sektor Publik  pada Prodi Ilmu Administrasi Negara,   Laboratorium ICT,  Laboratorium Soft Power Diplomacy  Dan Laboratorium Diplomatic Course di Prodi Ilmu Hubungan internasional dan beberapa laboratorium dibawah program vokasi Diploma III FISIP UNS.

Tim Jaminan Mutu fakultas yang diketuai oleh Drs. A. Eko Setyanto, MS  beserta tim-nya telah membuat  dan merancang peningkatan mutu akademik fakultas serta menyusun dokumen kebijakan, peraturan, standard dan manual prosedur akademik tingkat Fakultas, salah satunya  mengajak para kepala laboratorium beserta pengelola laboratorium dalam  pembuatan SOP Laboratorium di FISIP UNS. Dalam paparannya Ketua Tim Jaminan Mutu fakultas menyatakan dengan selesainya penyusunan SOP laboratorium di FISIP UNS yang disusun bersama  ini nantinya diharapkan  dapat  memberikan kepastian alur dan pedoman terkait unit layanan laboratorium  serta menghindari terjadinya tumpang tindih pelaksanaan dan tanggung jawab personal  serta memberi standar baku terhadap jenis layanan yang diberikan. (Maryani FISIP UNS)

print