Beri Jaminan Mutu Layanan Pendidikan ,  Prodi Ilmu Administrasi Negara  Selenggarakan Workshop Penyusunan SPMI

Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) Nomor  44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) dan Permenristekdikti Nomor  62 tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Internal  (SPMI) mewajibkan setiap perguruan tinggi melaksanakan penjaminan mutu perguruan tingginya sesuai dengan standar-standar yang telah ditetapkan.

Berkaca dari latar belakang tersebut, Prodi Ilmu  Administrasi Negara FISIP UNS melaksanakan Workshop Penyusunan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang diselenggarakan 30 April 2019  di UNS Inn Solo. Workhop ini diikuti oleh semua dosen di Prodi Ilmu Administrasi Negara FISIP UNS dan Ketua Tim Jaminan Mutu FISIP UNS Drs. A. Eko Setyanto, M.Si.

Dalam sambutannya Dr. Kristina Setyowati, M.Si selaku Kepala Program Studi menyampaikan bahwa proses penyusunan  dan  penerapan SPMI nanti  diharapkan dapat menumbuhkan budaya mutu sekaligus meningkatkan mutu pendidikan tinggi yang salah satunya dapat diukur dengan kenaikan peringkat akreditasi program studi.  Beberapa standar terkait SPMI harus dipersiapakan Prodi  Ilmu Administrasi Negara yaitu terkait standar proses pembelajaran, standar isi pembelajaran, standar pengelolaan pembelajaran, standar kompetensi lulusan, standar penilaian pembelajaran, standar dosen dan tenaga kependidikan, standar penelitian, standar pengabdian pada masyarakat

Saat ini Prodi Ilmu Administrasi Negara FISIP UNS sudah terakreditasi A dari BAN PT dan persiapan menuju akreditasi  internasional  seperti AUN QA.  Banyak hal harus dipersiapkan,  salah satunya tertib administrasi terhadap apa yang akan dan sudah dilaksanakan oleh Prodi Ilmu Administrasi Negara. Banyak kegiatan yang sudah dilakukan dan semua  berkaitan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi baik dari sisi Pengajaran, Penelian dan Pengabdian pada masyarakat, namun keberadaan dokumen terhadap semua itu masih belum terdokumentasi baik sehingga diperlukan penataan dan pencarian data pendukung yang diperlukan.

Lebih jauh Beliau menyampaikan, dengan terselenggaranya workshop  penyusunan SPMI ini  diharapkan setiap stakeholder di Prodi Ilmu Administrasi Negara  mampu bersinergi dan berkoordinasi  terhadap berbagai  pemahaman dan  pengetahuan tentang langkah-langkah penyusunan dokumen SPMI  yang meliputi kebijakan SPMI, standar SPMI, manual SPMI, dan formulir SPMI itu sendiri,  serta dapat  mengidentifikasi standar turunan dan standar pendidikan tinggi yang melampaui standar nasional pendidikan tinggi yang diharapkan.  (Maryani FISIP UNS)

print