Himakom FISIP UNS Gelar Workshop Copywriting COCARD 2021

Himakom FISIP UNS Gelar Workshop Copywriting COCARD 2021

Copywriting menjadi kata kunci dalam proses marketing. Keduanya memiliki persamaan, yakni menjual sesuatu, baik  barang maupun jasa. Diperlukan keahlian (skill) dalam copywriting agar proses marketing berhasil dilakukan. Salah satunya, menentukan kata kunci yang tepat. Sebagai salah satu bentuk pembelajaran tentang copywriting, Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Himakom) FISIP UNS menyelenggarakan Workshop Copywriting dengan tema “Menulis Kata-kata Ajaib”.

Kegiatan workshop copywriting diselenggarakan Sabtu, 9 Oktober 2021 melalui daring  zoom meeting yang terangkai dalam acara Communication Careers Day atau disingkat dengan COCARD 2021. COCARD sendiri menurut  Sabila Soraya Dewi, salah seorang panitia merupakan program kerja di bawah Bidang Penelitian dan Pengembangan, Himakom FISIP UNS, yang fokus untuk mengembangkan skill dan mempersiapkan kemampuan yang diperlukan dalam melamar pekerjaan. COCARD 2021 dikemas dalam bentuk rangkaian workshop yang akan membahas seputar masalah copywriting dan interview skills.

Pembina Himakom UNS, Monika Sri Yuliarti menambahkan workshop bertajuk “Let’s Write Your Magic Words” ini diselenggarakan untuk meningkatkan skill para peserta yang nantinya akan berguna di dunia kerja. “Skill bisa dipelajari dari berbagai sumber, salah satunya adalah dengan mengikuti acara workshop seperti ini. Kita harus mau berkembang dan terus upgrade skill dan kompetensi diri sebagai bekal untuk masa depan,” pungkasnya

Dalam paparannya  Vicky Amin,  copywriter Lazada Indonesia  menyampaikan bahwa “copywriting itu sama dengan marketing. Dan marketing adalah ‘jualan’. Jadi, copywriting adalah ‘jualan’, bisa jualan produk, jualan jasa, jualan inspirasi, jualan cerita, jualan apa saja,”  Dia menambahkan untuk  menulis copywriting, penulis wajib mengetahui dan mengikuti tren terkini. Tujuannya, menentukan kata kunci yang tepat. Sehingga strategi marketing yang dilakukan tepat sasaran.

“Pikirkan kata kunci apa yang ingin dicari oleh target pasar. Itu yang penting,” sambungnya. Tak hanya sekadar materi, Vicky pun mengajak 100 peserta workshop untuk langsung praktik menulis copywriting. Praktik ini dinilai dan dievaluasi langsung oleh Vicky.  (Maryani UNS)

.