Srawung Kampung-Kota #3, Mantra Kampung-Kota Melawan Pandemi

Srawung Kampung-Kota #3, Mantra Kampung-Kota Melawan Pandemi

Prodi Sosiologi FISIP UNS yang berkolaborasi dengan Kampungnesia dan Rujak Center for Urban Studies, akan menyelenggarakan Srawung Kampung-Kota #3, Mantra Kampung-Kota Melawan Pandemi,  Rabu-Kamis, 1-2 September  2021.

Hari pertama,  1 September 2021  akan ada 4 sesi yang diagendakan. Sesi 1 mulai pukul  10.00 WIB,  hadir sebagai pembicara Bakti Setiawan (Universitas Gadjah Mada) & Purnawan Basundoro (Universitas Airlangga). Sesi 2,  dimulai pukul  11.00 WIB dengan narasumber  Dian Tri Irawaty (University of California), Erwin Nugraha (University of Twente) & Agung Wibowo (La Rochelle Universite).  Sesi 3, mulai  pukul  19.00 WIB,  Wahyudi Anggoro Hadi (Lurah Panggungharjo), Budi Utomo (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) dan Redy Eko Prastyo (Jaringan Kampung Nusantara). Dan sesi 4 mulai pukul  20.00 WIB  dengan pembicara  Dharwis Khudori (Universite Le Havre Nirmandie), Melani Budianta (Universitas Indonesia) dan Peri Sandi Huizche X Menyulam.

Sesi 5 dilaksanakan tanggal  2 September 2021 pukul 10.00 WIB dengan pembicara Andi Setiawan (Lab Desain Sosial), Ahmad Khairudin (Kolektif Hysteria) &  Akhmad Ramdhon X Kampung Kota Inisiatif.

Sesi Srawung Kampung-Kota #3 merancang rangkaian agenda obrolan, diskusi, workshop, pertunjukan maupun panel presentasi dari teman-teman dengan beragam kota, latar belakang maupun isu terkait kampung-kota (September 2021). Dengan harapan sederhana yaitu momen berbagi pengetahuan baru terkait beragam narasi kampung-kota dari berbagai tempat sekaligus meluasnya jejaring pengetahuan sebagai basis perubahan kampung-kota ke depan.

Menurut Dr. Akhmad Ramdhon, S.Sos, MA, agenda Srawung Kampung-Kota #3 akan memotret dan menghadirkan narasi keseharian kampung dalam beragam dimensi, baik dalam fisik maupun non fisik sebagai upaya untuk menempatkan kampung sebagai bagian dari kota.  Eksistensi kota yang tumbuh dan membentuk sejarah kota-kota modern di nusantara tak bisa dilepaskan begitu saja dari semua penggalan sejarah sosial budaya masyarakat yang membentuk kota dan kini hadir menghuni kampung-kampung perkotaan.

Acara ini juga terbuka untuk para mahasiswa, akademisi, pegiat seni, seniman pemerhati, pelaku, pegiat, peneliti dari multidisiplin- ilmu pengetahuan  dalam berbagi  pengalaman berada dikampung, menjadi bagian dari kampung maupun mendampingi kampung-kampung kota yang ada di seluruh nusantara. Info lengkap hubungi Akhmad Ramdhon | wacana3000@gmail.com.  (Maryani FISIP UNS)

#SrawungKampungKota #KampungKotaInisiatif #KampungKota #KotaSolo