Dorong Penyusunan Perencanaan Desa yang Komunikatif dan Akuntabel, RG Local Goverment Adakan Pelatihan Perencanaan Desa

Perencanaan desa yang baik akan mendukung keberhasilan pembangunan desa. Proses pembangunan desa tersebut meliputi  tahapan  perencanaan, pelaksanaan, dan pengevaluasian  kegiatan pembangunan desa secara mandiri,  sebagai  wujud nyata dari kewenangan mengatur dan mengurus pembangunan desa  berskala lokal desa.  Perencanaan desa, khususnya perencanaan anggaran, merupakan proses yang sangat vital bagi organisasi sektor publik, termasuk pemerintahan desa. Di masa pandemi Covid-19, eksistensi anggaran pemerintahan desa, menjadi sangat strategis. Pemerintahan desa melalui kebijakan anggarannya diharapkan dapat berperan serta dalam mengintervensi penanganan Covid-19 di desa masing-masing.

Di bagian lain, perangkat desa beserta masyarakat masih dihadapkan kepada kendala administratif, politis, maupun keterampilan manajerial dalam melakukan inovasi perencanaan pembangunan desa. Menyusun sebuah rencana yang baik memerlukan keterampilan mengolah dan mengorganisir data dan informasi yang memadai agar rencana yang disusun dapat memecahkan masalah di masyarakat berdasar potensi yang dimiliknya.

Berkaca dari persoalan diatas,  Riset Grup (RG) Local Government FISIP UNS yang  diketuai Dr. Didik G. Suharto, M.Si  dengan anggota Dr. Rutiana Dwi Wahyunengseh, M.Si dan Drs. Wahyu Nurhardjadmo, M.Si. yang merupakan Tim Pengabdi UNS  melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan tema kegiatan pelatihan penyusunan perencanaan desa yang komunikatif dan akuntabel.

Menurut Dr. Didik G. Suharto, M.Si, program pengabdian ini bertujuan untuk  menghasilkan peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra terkait permasalahan yang diintervensi, sehingga mampu menghasilkan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) yang akuntabel dan partisipatif sesuai kebutuhan di era pandemi Covid-19.

Kegiatan pelatihan sendiri telah  dilaksanakan Senin,  12 Oktober 2020 secara luring di desa mitra yaitu Desa Kuwiran, Banyudono, Boyolali,  oleh RG Local Government  didukung Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNS  dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yaitu menjaga jarak dan menggunakan masker.  Adapun para  peserta yang mengikuti pelatihan desa ini terdiri dari perwakilan perangkat desa, BPD, RT/RW, dan tokoh masyarakat.

Kepala Desa Kuwiran Herie Sarwo Edie, SE menyambut baik kegiatan yang digagas oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat RG Local Government karena pelatihan  yang digelar dirasakan sangat bermanfaat bagi desa, terlebih desa saat ini sedang bersiap melaksanakan penyusunan perencanaan anggaran tahun 2021. Para peserta sangat antusias dalam mengikuti seluruh proses  pelatihan yang dilaksanakan demi pencapaian pembangunan desa yang diharapkan. (Maryani FISIP UNS)