Lawan Hoaks, Dosen Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UNS Berbagi Trik Gunakan Aplikasi

Pandemi COVID-19 yang disertai dengan infodemik (berlimpahnya informasi tanpa kejelasan) hingga kini masih menyisakan permasalahan di masyarakat. Menjawab kondisi tersebut, pada Sabtu, 5 September 2020 lalu Pusat Studi Kependudukan dan Gender (PPKG) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan webinar bertajuk; “Sharing Session: Mengenali dan Melawan Hoaks Covid-19″ dengan narasumber Monika Sri Yuliarti, S.Sos., M.Si., peer group PPKG sekaligus Dosen dari program studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UNS.

Menurut Monika, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari virtual workshop yang ia ikuti akhir Agustus 2020 lalu. Workshop “Information Literacy on COVID-19 Pandemic in Indonesia” yang ia ikuti itu diadakan oleh  Women in Engineering-IEEE Indonesia bekerja sama dengan Asosiasi Pusat Studi Wanita/ Gender dan Anak Indonesia (ASWGI), yang diikuti oleh 38 akademisi perempuan dari seluruh Indonesia. Dalam workshop tersebut, Monika dan peserta lain mendapatkan materi terkait dengan literasi informasi, literasi digital, hoaks dan jenisnya, serta strategi melawan hoaks menggunakan cara dan aplikasi tertentu.

Berbekal pengetahuan dari workshop tersebut, Monika memfokuskan materi sharing session Sabtu kemarin pada optimalisasi potensi individu setiap manusia serta aplikasi tertentu untuk melawan hoaks, utamanya hoaks yang berkaitan dengan COVID-19. Beberapa cara dan aplikasi sederhana yang disampaikan dalam sesi tersebut antara lain search engine, cek foto dengan image google, cek keakuratan website, serta aplikasi Hoax Buster. Dalam closing statement-nya, Monika menekankan bahwa dibutuhkan niat yang tinggi untuk melawan hoaks, termasuk kesediaan menginvestasikan waktu untuk sekedar melakukan pengecekan atas informasi yang diterima. Ia juga mengajak para peserta webinar untuk menjadi agen melawan hoaks di komunitasnya masing-masing. (Maryani FISIP UNS)