Kreatif, Adaptatif, dan Inovatif, Syarat Utama Sumber Daya Manusia di Era Digital

Sabtu, 8 Agustus 2020  pukul 09.30-12.30 WIB,  FISIP UNS  kembali  menyelenggarakan FISIP Coffee Talks #3 hasil kerjasama dengan Keluarga Alumni FISIP UNS. Kali ini FISIP Coffee Talks #3  mengambil “Strategi Memenangkan Kompetisi dalam Seleksi SDM di Era Digital” yang dilaksanakan melalui platform Zoom Cloud Meeting dan dapat disaksikan secara live streaming di channel youtube FISIP COFFEE TALKS.

Hadir tiga narasumber yaitu : (1).Drs. Aris Windiyanto, M.Si, alumni FISIP  UNS Prodi Ilmu Administrasi Negara tahun 1988 yang saat ini menjabat sebagai Deputi Bidang Mutasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara RI dengan topik tema Percaya Diri dalam menghadapi Seleksi ASN di Era Digital; (2) .Dr. Tri Rejeki Andayani, S.Psi., M.Si, Dosen Program Studi Psikologi FK UNS dengan topik  Menyusun Strategi dan Kesiapan Mental Menghadapi Seleksi Pegawai di Era Digital; dan terakhir  (3) Sofie Syarief, S.Sos.,M.Sc yang juga Alumni S1 FISIP Prodi Ilmu Komunikasiyang saat ini menjabat sebagai Executive Producer & News Anchor KompasTV dan akan memberikan materi tentang  Trik-trik menghadapi proses rekrutmen di Era Digital.

Dalam paparannya Drs. Aris Windiyanto, M.Si yang menyampaikan tema tentang proses dan prosedur yang harus dihadapi para pencari kerja di institusi pemerintahan.  Pada seleksi pegawai diinstitusi pemerintah yang selanjutnya disebut sebagai   aparatur sipil negara atau biasa disingkat sebagai ASN, proses seleksinya  dibagi menjadi dua yaitu pegawai negeri sipil  (PNS) dan pegawai  pemerintah dengan perjanjian (P3K). Dalam tahap seleksinya mendasarkan pada Permenpan RB Nomor 23 tahun 2019 dan Permenpan RB Nomor 24 tahun 2019.  Ada tiga seleksi yang harus dilakukan oleh pencari kerja yaitu seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar(SKD) dan seleksi Kompetensi Bidang (SKB), dimana proses kelulusan ditentukan oleh passing grade masing-masing materi uji kompetensinya. Untuk itu beliau berpesanpara peserta seleksi dihimbau tidak terpaku pada nilai total saja melainkan tetap memperhitungkan score atau nilai dimasing-masing materi yang diujikan.

Dr. Tri Rejeki Andayani, S.Psi., M.Si, yang juga dosen Prodi Psikologi Fakultas Kedokteran UNS menyampaikan beberapa strategi dan kesiapan mental dalam menghadapi seleksi pegawai yang menyangkut  faktor personal dan  faktor situsional. yang meliputi sikap mental, pengalaman, kompetensi dan pengetahuan serta kesehatan dan performansi. Strategi dan kesiapan tersebut dilakukan pra-pelaksanaan serta pasca seleksi dilakukan.  Saat pra seleksi para calon pegawai harus dapat menghilangkan persepsi negatif terhadap proses seleksi yang dilakukan serta senantiasa memupuk keyakinan dan kepercayaan diri dengan mempersiapkan sarana dan prasarana yang memadai.

Saat pelaksanaan seleksi, calon pegawai  harus mempersiapkan  ketenangan dan konsentrasi serta fokus  pada tugas yang diberikan. Langkah terakhir  pasca seleksi  adalah mampu menampilkan kesungguhan, kejujuran serta konsisten dan dapat melakukan evaluasi diri  dan terus menerus mengembangkan potensi diri melalui pengalaman dan jejaring sosial yang ada diiringi dengan doa. Proses mahasiwa magang disebuah institusi bisa dijadikan tempat untuk meningkatkan kompetensi diri dalam menghadapi dunia kerja nantinya .

Sedangkan Sofie Syarief, S.Sos.,M.Sc, memberikan beberapa trik pencari kerja khususnya dibidang media. Sofie yang bekerja di bidang media menyampaikan pengalaman sejak terjun di bidang media. Perubahan landscape terkait jurnalistik dimasa dahulu sudah banyak berbeda. Sofie menjelaskan bahwa ini dapat menjadi lahan pendapatan baru melalui media sosial yang dapat dilakukan tanpa adanya  rasa dikekang dan berjalan melalui entitas komunitas tertentu. Anak-anak saat ini sudah tidak menjadikan tv sebagai tempat berkarir sebagai praktisi media semisal news anchor, mereka memiliki prinsip tersendiri  tehadap masa depan mereka dalam mendapatkan penghasilan diantaranya menginginkan  sebagai content  writter. Terkait dengan bahasa tubuh  saat seseorang saat melakukan  wawancara untuk jenis pendidikan tertentu, menurut Sofie adalah  penting. Hal ini dikarena dibagian media  bisa menunjukkan kepribadian, yang bisa menunjukkan seseorang siap atau tidak terhadap adanya tantangan dan bisa bersikap dinamis terhadap perkembangan yang ada.

Dari diskusi yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa proses pembelajaran baru didunia pendidikan khususnya di pendidikan formal  harus digali inovasi-inovasi  baru sebagai penunjang terjadinya kesenjangan yang mungkin terjadi didunia pendidikan maupun lapangan kerja. pada akhirnya  semua kembali pada kemampuan dan portofolio dari masing-masing calon pegawai dimana orang yang mampu dan menunjukkan kemampuan dan kompetensi yang lebih dibandingkan dengan calon lain akan lebih mampu beradaptasi dan siap didunia kerjanya. dan hal yang tidak kalah penting setiap calon pencari kerja harus kreatif dan terus berkreasi nantinya. (Maryani FISIP UNS)

.