Prosedur Pengajuan Bantuan. Jadi Tema 2 Mahasiswa HI FISIP UNS dalam Program KKN Covid-19

Tim KKN Covid-19 UNS Batch 2,  di Ngoresan RT 03 RW 18, Jebres, Surakarta yang terdiri dari dua mahasiswa Prodi Hubungan Internasional FISIP UNS,  Aditya Dwinda Pratama (D0417002) dan Bima Khusuma Dinata (D0417016) , telah mengadakan sosialisasi  terkait prosedur  dan syarat pengajuan bantuan ke kelurahan kepada anggota PKK di Bangunan Serba guna Jalan Kartika 5, RT 03 RW 18, Jebres, Surakarta beberapa waktu lalu Kamis, (4/6/2020).

Sosialisasi ini dilakukan, karena menurut Aditya Dwinda Pratama dan Bima Khusuma Dinata, dari hasil survey yang dilakukan oleh keduanya sebelumnya,  terkait permasalahan warga akibat pandemi Covid-19 kepada anggota PKK, menunjukkan masih ada  beberapa keluhan warga dalam pemberian program bantuan yang kurang merata dari  pemerintah selama Covid-19. Seperti yang disampaikan oleh salah satu anggota PKK, Ibu Aryati,  yang mengeluhkan  adanya ketidakmerataan bantuan yang ada pada RT 03 dan RT lainnya di Jebres. Padahal menurut narasumber yang diwawancara oleh Tim KKN Covid-19 ini masih  banyak ditemukan beberapa warga yang mengalami penurunan pendapatan akibat pandemi Covid-19, bahkan ada warga  yang di PHK namun tidak menerima bantuan PKH, BLT, dan BNT.

Menurut Tim KKN Covid-19 ini, sebenarnya Pemerintah Kota Surakarta, melalui tiap kelurahannya telah menyiapkan bantuan bagi masyarakat yang berdomisili di Surakarta dan tidak terdata sebagai penerima PKH (Program Keluarga Harapan), BLT (Bantuan Langsung Tunai), maupun BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) namun terdampak secara ekonomi karena pandemi Covid-19. Atas hal tersebut, Tim KKN Covid-19 UNS yang berada di wilayah RT 03, mencoba memastikan informasi tersebut ke Kelurahan Jebres. Dari informasi yang didapat dari Kelurahan terkait  prosedur dan syarat pengajuan bantuan,  kemudian disosialisasikan kepada masyarakat RT 03 RW 18, Jebres, Surakarta melalui  ketua masing-masing Dawis dalam PKK RT 03 RW 18, Jebres, dan di gedung Serbaguna RT 03 RW 18, Surakarta.

Proses sosialisasi dilakukan dengan cara membatasi peserta serta tetap memerhatikan protokol kesehatan lainnya seperti memakai masker serta penggunaan hand sanitizer. Beberapa informasi yang diperoleh dari kelurahan dan disosialisasikan dikesempatan  ini, diantaranya terkait persyaratan bahwa pengajuan bantuan hanya bisa dilakukan oleh orang yang berdomisili di kelurahan tersebut dengan melengkapi persyaratan yang terdiri dari Surat Keterangan dari RT dan RW setempat, fotocopy Kartu Keluarga  (KK), serta fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP). Selain itu dalam sosialisasi tersebut juga disampaikan  tentang new normal atau tatanan kehidupan baru yang berisikan tentang pembahasan secara umum pengertian new normal, serta bagaimana menyikapi new normal kedepannya oleh Tim KKN Covid-19 ini. (Maryani FISIP UNS, Dokumen : Aditya dan Bima)