Sebagai Tuan Rumah Hari Bebas Emisi, FISIP UNS Kenalkan Filosofi “Leading The Future Society”

Jumat, 3 Juli 2020, FISIP UNS menjadi tuan rumah kegiatan Rapat Koordinasi Pimpinan Universitas (RKPU)  dalam rangka “Gerakan UNS Sehari Tanpa Emisi” yang diagendakan akan dilaksanakan setiap bulan sekali di minggu pertama. Hadir dalam acara tersebut Rektor beserta Wakil Rektor, Dekan dan para Direktur, Staf Ahli Rektor, Wakil Dekan, Deputi Humas dan para awak media partner UNS.

Dalam Sambutan nya Rektor UNS Prof. Dr. Jamal Wiwoho, SH, M.Hum  bahwa UNS akan saat ini menggagas “Gerakan UNS Sehari Tanpa Emisi” yang kan dilaksanakan secara rutin setiap bulan sekali dengan tuan rumah  dari setiap fakultas yang ada di UNS.  Hal ini dimaksudkan agar UNS dapat mewujudkan Green Campus UNS yang telah digaungkan pada periode sesbelumnya.  Beliau juga menyinggung kegiatan terkait kesiapan UNS menuju era new normal yaitu dengan menyiapkan berbagai sarana dan prasarana pendukungnya dengan protocol  Kesehatan yang telah ditetapkan.

Dalam kesempatan tersebut Dekan FISIP UNS, Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Si  menyampaikan jargon FISIP UNS, “Leading The Future Society : Endless and Borderless Improvement” yaitu berdasarkan budaya kerja UNS Active, FISIP UNS berkomitmen untuk mewujudkan masyarakat dunia yang egaliter, berdasarkan semangat untuk maju melalui penyelenggaraan pemerintahan yang demokratis dan humanis. Endless improvement merupakan semangat FISIP UNS untuk melakukan perbaikan tanpa henti dan berkesinambungan tanpa mengorbankan keanekaragaman nilai-nilai agama, budaya dan hak-hak asasi individu maupun kelompok dalam mewujudkan komitmen tersebut. Sedangkan Borderless Improvement merupakan prinsip FISIP UNS untuk melakukan Kerjasama secara integrative, kolaboratif,  dan sinergi secara berkesinambungan  dengan berbagai mitra dalam jaringan tanpa batas teritori dalam mewujudkan masyarakat dunia yang adil dan sejahtera secara universal.

Beliau juga menyampaikan pula simbolisasi delapan  tokoh pewayangan yang ada di loby FISIP UNS  yaitu (1) Kresna, adalah seseorang cendikia yang memiliki karakter kuat, berilmu tinggi, cerdas, ahli strategi dan diplomasi serta bijaksana; (2) Bima atau Werkudoro, merupakan ksatria yang tegas dan Tangguh dalam membela kebenaran; (3) Anoman, merupakan punggawa yang loyal, jujur, cekatan dan mampu menyelesaikan tugas yang diemban; (4) Dewi Drupadi, memiliki kesabaran, ketekunan dan keuletan, (5) Dewi Kunthi, memiliki simbol kasih  sayang, kebijaksanaan, pengayoman dan keadilan; (6) Kiai Semar, seorang penasehat spiritual dan guru kehidupan bagi kesatria  dalam mencapai  tujuan, (7) Dewi Saraswati memiliki simbol kecerdasan, ilmu pengetahuan dan budi pekerti yang luhur; (8) Begawan Abiyasa, memiliki simbol para pendahulu yang mewariskan ilmu dan kemuliaan. Kedelapan unsur tersebut dilengkapi dengan unsur kesembilan yaitu kayon atau gunungan yang berarti kehidupan.

Setelah acara ramah tamah dilanjutkan melihat beberapa sarana dan prasarana pendukung FISIP UNS diantaranya ruang kuliah, ruang pimpinan wakil dekan dan dekan serta beberapa laboratorium yang ada di FISIP UNS.  (Maryani FISIP UNS)