Persiapkan Sertifikasi AUN QA Prodi, FISIP UNS Laksanakan Audiensi Bersama Asesor AUN QA dari UNS

Persiapkan Sertifikasi AUN QA Prodi, FISIP UNS Laksanakan Audiensi Bersama Asesor AUN QA dari UNS

Program Studi (Prodi) S1 Ilmu Komunikasi dan Prodi S1 Ilmu Administrasi Negara telah beberapa kali  berhasil  raih akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Sebagai salah satu tujuan selanjutnya maka kedua Prodi tersebut harus mempersiapkan untuk meraih sertifikasi tingkat internasional, salah satunya adalah  sertifikasi dari ASEAN University Network Quality Assurance (AUN QA).

Sebagai persiapan, Senin, 6 Januari 2020 di Ruang Sidang 1 Gedung 4 lantai 2  telah dilaksanakan Audiensi bersama Asesor AUNQA dari UNS. Kegiatan ini dihadiri pimpinan dekanat, tim akreditasi dari Prodi Ilmu Komunikasi dan Ilmu Administrasi Negara, tim jaminan mutu dan tim internasionalisasi FISIP UNS.  Pembelajaran dengan nara sumber dari UNS ini dimungkinkan karena di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNS sudah meraih akreditasi AUN QA beberapa bulan sebelumnya.

Misalnya, Prodi S1 Manajemen  Fakultas Ekonomi dan Bisnis  (FEB) merupakan salah satu Prodi yang ada di UNS yang telah meraih sertifikasi AUN QA, dimana dalam  AUN QA  kegiatan yang dilakukan merupakan salah satu penilaian melalui penjaminan mutu program studi sebagai bagian menjadi anggota AUN. Untuk mengetahui dan memberikan pembelajaran sekaligus sharing pengalaman tentang proses pencapaian AUN QA ini FISIP UNS mengadakan audiensi dengan Ketua Tim Internasionalisasi yang juga sebagai Ketua Tim Penyusun Self Assesment Report (SAR) Prodi S1 Manajemen UNS yaitu Irwan Trinugroho, SE,M.Sc, Ph.D. untuk  mengetahui lebih jauh tentang AUN QA.

Dalam presentasinya Irwan Trinugroho, SE,M.Sc, Ph.D dalam setiap presentasinya memaparkan secara detil pengalamannya saat membantu Prodi S1 Manajemen, mulai dari  proses  pendaftaran sebagai anggota AUN hingga visitasi oleh tim asesor. Beliau juga  menyampaikan  panduan dari AUN QA yang harus diikuti dalam penyusunan SAR yang terdiri dari tiga bab yang meliputi introduction, penjelasan dokumen SAR dan  SWOT.

Irwan  juga menyampaikan pembentukan Tim SAR selayaknya tidak  terlalu banyak personilnya, hal ini dimaksudkan untuk memudahkan koordinasi, dan  pembuatan  laporan  yang  memiliki satu kesatuan pemikiran. Sedangkan dalam pelaksanaan  visitasi, Irwan menjelaskan bahwa penilaian setiap program studi dilakukan oleh 2 orang asesor.  Pada hari pertama, kedelapan asesor beraudiensi dengan pimpinan fakultas. Selanjutnya, secara berturut-turut audiensi dilakukan terhadap tenaga pendidik, staf dan mahasiswa.  Sementara di hari kedua visitasi, tim asesor mewawancarai alumni dan para pengguna (user). (Maryani FISIP UNS)

print