Pemutaran Film dan Diskusi Pemikiran Masa Kini LKI FISIP UNS

Pemutaran Film dan Diskusi Pemikiran Masa Kini LKI FISIP UNS

Mencari Hilal (2015) adalah salah satu  film ber-Genre  Drama, Religi yang rilis tahun 2015 dengan sutradara  Ismail Basbeth dan beberapa pemainnya seperti  Oka Antara (Heli), Deddy Sutomo (Mahmud). Film ini menceritakan Mahmud (Deddy Sutomo), tak ada yang lebih mulia selain tulus berjuang menerapkan perintah Islam secara kaffah dalam semua aspek hidup. Bertahun-tahun lamanya Mahmud berdakwah bahwa Islam adalah satu-satunya solusi semua persoalan hidup. Sayangnya semangat Mahmud tercederai saat Mahmud mendapati adanya isu sidang Isbat Kementrian Agama yang menelan dana 9 milyar untuk menentukan hilal. Perasaan terpukulnya atas realita itu membuatnya teringat lagi tradisi mencari Hilal yang dilakukan pesantrennya dulu. Sebuah tradisi yang sarat makna spiritual yang lama tak berjalan lagi sejak pesantrennya bubar puluhan tahun lalu.

Di penghujung umurnya yang menua, Mahmud ingin mengulang tradisi itu untuk membuktikan kepada semua orang bahwa ibadah tidak dibuat untuk memperkaya diri. Hilal bisa ditemukan tanpa harus menelan biaya milyaran. Sayangnya upayanya itu terhalangi oleh larangan Halida dan Hanifah, anaknya. Mahmud tetap bersikeras pergi. Akhirnya mereka membolehkan Mahmud pergi hanya jika ditemani Heli (Oka Antara), anak bungsunya yang sejak lama pergi dari rumah karena selalu bertentangan dengannya. Heli sang aktivis lingkungan hidup ini kerap kali membuat Mahmud gerah dengan kritisme-kritisme sekuler liberal yang menurutnya sesat.  Inilah sedikit gambaran awal film “Mencari Hilal” yang mengiring kegiatan Dispersi (Diskusi Pemikiran Masa Kini) yang diselenggarakan oleh Lembaga Kegiatan Islam (LKI)  FISIP UNS yang di adakan pada hari Jumat, 4 Mei 2018 dengan menghadirkan pembicara Ustad Niti Nurdaelan (baca Ustad Elan) dan bertema “Muslim (Harus) Kritis?”.

Dalam paparannya Ustad Elan menyampaikan, seorang muslim  harus kritis agar tidak mudah terpengaruh hal-hal  atau sesuatu yang baru saja diterima. Seperti film Mencari Hilal  ini,  terlihat dari arahnya, film ini membawa kepada islam yang moderat atau islam yang liberal(bebas). Yang menurutnya, islam moderat adalah islam cukup dalam bidang agama saja tidak untuk bidang yang lainnya. Islam moderat juga merupakan islam yang dengan terbuka menerima atau bertoleransi lebih. Namun, dalam islam toleransi sendiri ada batasan-batasannya sendiri. Lebih jauh Beliau menyampaikan penting bagi muslim berpikir kritis dan senantiasa berpegang teguh pada kebenaran karena dengan keyakinan yang benar akan dapat menyikapi isu-isu terbaru yang sedang hangat dibicarakan di masyarakat. Acara yang dilangsungkan di Aula FISIP UNS ini berlangsung sebelum ashar dilanjutkan setelah ashar dan diikuti oleh mahasiswa fisip, mahasiswa UNS bahkan dari luar UNS .  (Maryani FISIP UNS) (Foto : LKI)

print