KMAP adakan Sharing Alumni Bersama  Badan Pengawas Pemilu RI

KMAP adakan Sharing Alumni Bersama Badan Pengawas Pemilu RI

Suasana Ruang Seminar FISIP UNS yang santai tapi serius terlihat  dalam  rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh  Komunitas Mahasiswa Administrasi Publik  (KMAP) nama baru dari HIMAGARA FISIP UNS yang menyelenggarakan kegiatan “Sharing Alumni”  bersama alumni FISIP UNS yang saat ini bekerja di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia dan menjabat sebagai Kepala Bagian Sosialisasi Bawaslu  Feizal Rachman, S.Sos, M.Si, Jum’at, 13 April 2018 kemarin.

Kegiatan yang diikuti lebih dari 50 orang tersebut berlangsung mulai pukul 09.00-11.00 WIB. Dalam sambutannya dekan FISIP UNS  Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Si mengucapkan terimakasih kepada semua alumni yang telah sudi  memberikan motivasi dan berkontribusi baik kepada mahasiswa sebagai motivator maupun lembaga FISIP UNS baik sebagai pengguna maupun kontributor langsung dalam peningkatan mutu pembelajaran di FISIP UNS ini salah satunya dalam  kurikulum dan kegiatan visitasi dari  BAN PT. Lebih jauh Prof Ismi menyampaikan  bahwa kualitas seseorang selayaknya jangan  dilihatkan dari mana dia lulus tapi  bagaimana mereka beradaptasi ,  berinovasi dan berkontribusi  positif terhadap lingkungan dan almamaternya.

Adalah  Feizal Rachma, alumni Prodi Ilmu Administrasi Negara angkatan 1997 yang saat itu diundang untuk memberikan motivasi bagi KMAP dan mahasiswa Prodi Ilmu Administrasi Negara,  menyampaikan empat hal penting yang harus dimiliki mahasiswa tersebut sejak ia menentukan pilihannya masuk di FISIP UNS.  Pertama harus memiliki semangat  keluar dari zona nyaman, artinya setiap mahasiswa  harus berusaha  dan membiasakan diri mencari  beberapa alternatif  tantangan guna menempa kemampuan beradaptasinya dengan lingkungan misalnya dengan memahami kultur dan bahasa yang baru, seperti pengalamannya saat keluar dari Jawa Barat   tahun 1997 untuk meneruskan di UNS dimana waktu itu diterima lewat jalur PMDK (baca : sekarang SNMPTN).

Pelajaran kedua, adalah tidak menyerah pada nasib, tetapi belajar dari takdir dengan selalu  tetap berusaha dan berjuang untuk menjadikan sesuatu bermanfaat, karena keberhasilan merupakan kegiatan yang  berproses,  apa yang membedakan kita dengan mereka, apakah semua orang harus sama,  untuk itu diperlukan kemampuan soft skill yang cukup selain kemampuan akademik lainnya.

Ketiga, mencoba mengenali apa yang diinginkan  atau ingi dicapai sejak awal dan terakhir keempat   adalah mempersiapkan diri dengan kemampuan dan keahlian yang dimiliki. Ini merupakan kunci sukses yang telah diterapkan oleh beberapa alumni FISIP UNS  sebelumnya.  Lebih jauh Feizal mengharapkan bahwa kegiatan sharing alumni ini semoga akan ditindaklanjuti secara rutin  oleh KMAP selaku himpunan yang mewadahi mahasiswa ilmu administrasi Negara khususnya agar para mahasiswa lain nantinya dapat berproses mencari jati diri masing-masing lebih awal dalam menghadapi era sekarang ini yang penuh tantangan dan persaingan didunia kerja nantinya. (Maryani FISIP UNS)

print