Tingkatkan Relevansi Dan Daya Saing Lulusan, Prodi HI Terapkan Paradigma Baru

Sebagai upaya  meningkatkan dan pengetahuan serta mengikuti  perkembangan teknologi yang pesat agar dapat ikut memberi andil dalam dunia pendidikan termasuk perguruan tinggi Prodi Hubungan internasional (Prodi HI)  FISIP UNS menyelenggarakan lokakarya peninjauan dan perbaikan kurikulum, RPS, dan materi ajar  Prodi tersebut  yang diikuti oleh dosen dan bagian akademik FISIP UNS. Acara ini sendiri dilangsungkan di Hotel Pose In  Solo, Selasa, 24 Oktober 2017.

Dalam sambutannya Kepala Prodi Hubungan Internasional FISIP UNS, Prof. Dr. Andrik Purwasito DEA menyampaikan  saat ini Prodi HI  telah memiliki satu penciri khusus yang membedakan Prodi HI  FISIP UNS dengan Prodi HI dari universitas lain,  yaitu studi lintas budaya dan globalisasi.  Kedepan Prodi HI dengan mengusung paradigma  baru  menerapkan  tiga  paradigma  Prodi HI yaitu (1) globalisasi dan tantangan baru, dimana globalisasi dan komunikasi lintas budaya dapat  memberi respon positif terhadap wacana perkembangan keilmuan bidang  Hubungan Internasional yang ada. (2) menerapkan mata kuliah prodi yang membumi artinya mengubah beberapa pola mata kuliah struktur menjadi pola  mata kuliah non struktur sebagai pengalaman dari proses pembelajaran yang dilaksanakan di luar negeri yang merupakan produk intelektual, misalnya penyelenggaraan festival, produk seni dan sebagainya. (3)  mencoba model  pembelajaran tentor ke fasilitator , artinya dosen membimbing melalui kerja kreatif intelektual dengan melihat fenomena yang berkembang  di Prodi HI.

Baca berita lain : Sesuaikan Isu International, Prodi HI FISIP UNS Selenggarakan Lokakarya

Selain itu  juga  mencoba menerapkan teori- teori di prodi HI dalam perubahan yang bersifat konkrit dengan suatu kasus dan akan dianalisis dan didiskusikan bersama antara dosen dan para mahasiswa itu sendiri . Tugas ini bersifat fundamental  dengan  mengambil   referensi mana dan apa saja  sesuai dengan kaidah akademik yang berlaku.  Dari peninjauan dan perbaikan kurikulum yang dilakukan ini prodi hubungan internasional berharap dapat benar benar memberikan bekal mahasiswa menuju kehidupan akademik nantinya di masyarakat. (Maryani FISIP UNS)

print

Share This: