Menyesuaikan Isu International, Prodi HI FISIP UNS Selenggarakan Lokakarya Peninjauan Kurikulumnya .

Pemerintah telah menerbitkan Perpres No. 08 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Lampirannya yang menjadi acuan dalam penyusunan capaian pembelajaran lulusan dari setiap jenjang pendidikan secara nasional,  dan Petunjuk Teknis(juknis) Perpres ini Permendikbud no. 73 Tahun 2013. Dengan terbitnya Perpres No. 08 tahun 2012 dan UU PT No. 12 Tahun 2012  Pasal 29 ayat (1), (2), dan (3) membawa dampak pada kurikulum dan pengelolaan  di setiap program studi di jenjang pendidikan tinggi.  Kurikulum yang pada awalnya mengacu pada pencapaian kompetensi menjadi mengacu pada capaian pembelajaran (learning outcomes).

Baca juga : Tingkatkan Relevansi Dan Daya Saing Lulusan, Prodi HI Terapkan Paradigma Baru

Dengan adanya KKNI  ini setiap lembaga pendidikan tinggi harus mampu  mengubah cara melihat kompetensi mahasiswanya dan para pengguna layanannya, tidak lagi lewat  Ijazah saja ,elainkan juga dilihat dari   kerangka kualifikasi yang disepakati secara nasional sebagai dasar pengakuan terhadap hasil pendidikan seseorang secara luas (formal, non formal, atau in formal) yang akuntanbel dan transparan.Pelaksanaan KKNI dilakukan  melalui delapan tahapan yaitu penetapan profil kelulusan, rumusan learning outcomes, rumusan Kompetensi Bahan Kajian, pemetaan LO bahan kajian, pengemasan matakuliah, penyusunan kerangka kurikulum, dan  penyusuan rencana perkuliahan.  Dan Prodi Hubungan Internasional  FISIP UNS telah mengimplementasikan kurilukum berbasis Kompetensi yang dilaksakan selama 4 tahun dan di tahun 2017 ini  merasa perlu untuk melakukan penyesuaian dengan ketentuan dan rambu- rambu kurikulum berbasis KKNI tersebut sehingga pelu melaksanakan penijauan kurikulum yang selama ini telah dijalankan agar sesuai dengan kebutuhan isu-isu yang berkembang didunia internasional.

Lokakarya dengan agenda utama  peninjauan dan perbaikan kurikulum, RPS, dan materi ajar Prodi Hubungan Internasional  FISIP UNS ini diselenggarakan Selasa, 24 Oktober 2017  di Hotel Pose In Solo, mulai pukul 09.00-14.00 WIB, dibuka oleh Kepala Prodi HI Prof. Dr. Andrik Purwasito, DEA dan diikuti oleh  para pengajar dari prodi HI dan Kepala Sub Bagian Akademik FISIP UNS.

Menurut Ketua penyelenggara Septyanto Galan Prakoso , S.IP, M.Sc., lokakarya yang diselenggarakan oleh Prodi Hl ini bertujuan untuk meningkatkan relevansi dan daya saing lulusan sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan pengguna lulusan Perkembangan isu-isu kontemporer studi HI, upaya penyesuaian  kurikulum yang ada dengan  KKNI yang telah ditetapkan dengan berkaca pada  perkembangan terkini dalam bidang ilmu hubungan Internasional,  meningkatkan cost-effectiveness dan cost-benefit dari implementasi kurikulum dengan dunia kerja serta  peninjauan kemampuan dan kualitas Prodi HI yang harus terus dievaluasi  sekurang-kurangnya 1 kali dalam 3 tahun yang berkorelasi langsung dengan relevansi dan daya saing lulusan sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan pengguna lulusan. (Maryani FISIP UNS)

print

Share This: