Bekali Pemahaman Lebih Awal Untuk Mahasiswa, Prodi Sosiologi Selenggarakan Sosialisasi Magang

Kegiatan belajar mengajar di perguruan tinggi dimaksudkan untuk mengemban fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat salah satu bentuk konkritnya adalah melalui kegiatan magang mahasiswa.  Kegiatan magang ini  dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memahami masalah-masalah yang berkaitan dengan kenyataan kerja di lapangan. Sebagai awal dari kegiatan magang tersebut Prodi Sosiologi FISIP UNS menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pembekalan magang mahasiswa sosiologi yang diperuntukkan untuk mahasiswa sosiologi angkatan 2015, dan dilaksanakan Rabu, 18 Oktober 2017 pukul 10.00 -12.30 dengan narasumber dari Yayasan Satu Nama yaitu  Asep Nanda Paramayana dan Kepala Dinas Kebudayaan Kota Solo Kinkin Sultanul Hakim, SH, M.M.

Menurut salah satu  dosen Sosiologi Akhmad Ramdhon, S.Sos, M.A kegiatan kuliah magang ini di dimaksudkan agar mahasiswa dapat memetik manfaat sejauh mana pelajaran yang diperoleh di kursi perkuliah yang nantinya akan diterapkan di tempat kerja yang sesungguhnya, selain itu  melalui magang juga akan  memperoleh pengetahuan dan ketrampilan yang menjadi umpan balik bagi perbaikan proses belajar mengajar di kampus dan yang tak kalah pentin adalah program magang ini dapat ditindaklanjuti sebagai bentuk kerjasama dan kolaborasi riset antara program studi dan instansi magang itu sendiri.

Akhmad  Ramdhon menambahkan bahwa  kuliah magang sosiologi ini juga bermanfaat sebagai suatu  forum untuk memperoleh gambaran awal tentang magang itu sendiri sehingga diharapkan setiap mahasiswa mempunya desain apa yang akan dilakukan saat magang disuatu instansi.  Sedikit berbeda dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang  juga merupakan skema pengabdian masyarakat dari universitas, program magang sosiologi ini merupakan skema prodi. Program magang biasanya dilakukan antara  Bulan Januari-Pebruari atau Juli-Agustus. Kemudian untuk kelancaran dan keberhasilan serta meningkatkan kualitas magang mahasiswa perlu disusun program kegiatan secara jelas, rinci, dan transparan.

Menurut Ketua Pelaksana  Siti Zunariyah, S.Sos, M.Si,  berdasarkan atas kurikulum yang berlaku di UNS, magang mahasiswa merupakan bagian intrakurikuler yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa Program Sarjana (S1). Oleh karena itu,  wajib bagi setiap program studi untuk memasukkan magang mahasiswa sebagai bagian integral dari struktur kurikulum masing-masing program studi. Demikian halnya maka prodi Sosiologi mewajibkan mahasiswanya untuk ambil bagian dalam kegiatan magang mahasiswa karena memiliki  beban  tiga (3) satuan kredit semester/SKS. Pengambilan lokasi dapat  dilakukan oleh satu sampai beberapa  orang di setiap instansi sehingga dapat mengoptimalkan proses pembelajaran dari magang itu sendiri.  Sesi sosialisasi  magang sosiologi tahun ini  dibuat dengan mengundang pihak luar  untuk mempelajari lebih awal tentang  aktifitas dan  ragam kinerja di lembaga atau instansi  khususnya di Dinas Kebudayaan Kota Surakarta dan Yayasan Satu Nama yang ada di Yogyakarta. Dengan mengundang narasumber dari luar ini diharapkan akan terwujud kerjasama maupun kolaborasi riset maupun penelitian dan pengabdian masyarakat.  Mahasiswa dapat pengetahuan serta sharing banyak hal misalnya tentang profil lembaga dan tempat mengakses instansi itu.  Kedepan SKS magang, diproyeksi  terhubung dengan proposal skripsi sebagai tindak lanjut dari tugas akhir atau skripsi itu sendiri. Terakhir dengan adanya kegiatan magang mahasiswa sosiologi (KMMS) dapat memperpendek waktu mahasiswa di dalam menemukan dunia kerja sesuai dengan yang dicita-citakan oleh diri mahasiswa yang bersangkutan. Idealnya mahasiswa Jurusan Sosiologi dapat mendapatkan pekerjaan sesuai dengan apa yang dicita-citakan dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun. (Maryani FISIP UNS)

print

Share This: