Seminar Nasional Bersama Prof. Normah Mustafa dari Universiti Kebangsaan Malaysia

Kamis, 7 September 2017, pukul 09.00-12.00 WIB  bertempat di Aula gedung 1 lantai 2 FISIP UNS Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UNS menyelenggarakan seminar nasional komunikasi dengan tema  “Social Media and Youth Lives” dengan narasumber Prof. Normah Mustafa dari Universiti Kebangsaan Malaysia. Acara ini diikuti para praktisi komunikasi, akademisi dan mahasiswa.

Acara yang dibuka oleh Kepala Prodi Ilmu Komunikasi  Sri Hastjarjo, S.Sos,Ph.D. Dalam sambutannya  Pak Hast biasa disapa menyampaikan bahwa seminar ini bertujuan untuk memberikan  gambaran dan pembelajaran terkait social media yang saat ini marak dan menjadi salah satu gaya hidup  disemua kalangan baik anak-anak, remaja maupun orang dewasa. Seminar ini juga dapat dijadikan sebagai  kuliah pakar perdana menyambut tahun akademik 2017/2018 bersama  akademisi dari luar negeri.

Dalam paparannya Prof  Normah Mustafa tentang  tema “Social Media and Youth Lives” menyampaikan bahwa  sejak  semakin derasnya arus informasi lewat media elektronik terutama internet, setiap orang baik besar maupun kecil dapat memanfaatkan informasi dalam bentuk apapun lewat  gadget atau smartphone yang selalu dibawa kemanapun mereka pergi. Mereka akan dapat mengakses semua kebutuhan lewat benda kecil tersebut. Bukan hanya di daerah perkotaan saja tetapi sudah merambah ke desa-desa jauh yang sudah terhubung dengan akses ke Internet. Peran dunia maya lewat internet ini sudah dimanfaatkan untuk banyak keperluan hidup manusia mulai dari  yang digunakan sebagai  pembelajaran, pekerjaan hingga yang hanya bersifat hiburan salah satunya adalah dengan menjamurnya  media social seperti facebook,  twitter, instagram, line, telegram, blog, blackberry messenger dan banyak lagi lainnya. Keberadaan media social itu  membuat akses terhadap informasi menjadi semakin  mudah dan murah bahkan untuk kalangan yang tidak terbatas jumlahnya.

Dampak yang ditimbulkannya juga tidak  kalah hebat baik dampak positif maupun negativenya, karena media social tersebut dapat dijadikan sebagai alat untuk membentuk dan menggiring  asumsi dan opini publik tentang permasalahan yang diharapkan maupun yang ingin dihindarkan. Terakhir Prof Normah berpesan saat ini kita harus menyesuaikan diri dengan kenyataan, karena  berada di era digital dan global, untuk itu selayaknya setiap orang harus bijak dalam menggunakan media social  agar tidak menyebabkan kondisi yang tidak diinginkan dan tetap harus mengikuti perkembangan di media sosial agar dapat  memahami isu terkini  di masyarakat  global. (Maryani FISIP UNS)

print

Share This: