Icosaps 2017 Usai Tiga Tim dari UNS Sabet Presenter dan Penulis Paper Terbaik

Gelar rangkaian 4th International conference on social and political sciences (Icosaps) yang dilaksanakan selama dua hari tanggal 5-6 September 2017 dengan agenda  dihari pertama, Selasa 5 September 2017, setelah opening seremonial, dan 2 paparan materi dari keynote speaker  Dr. Ritthikorn Siriprasertchok dan Dr. Natthaweeranuch Thongmee dari Burapha University Thailand,  Assoc. Prof. Dr. Normah Mustaffa dari The National University Malaysia,  dan Prof. Dr. Andrik Purwasito, DEA dari Universitas Sebelas Maret, para peserta konferensi dibagi dalam sesi paralel menjadi 8 kluster dengan tema yang berbeda.

Kluster 1  para presenter menyampaikan materi yang berkaitan dengan  tema Communication theories in promoting social and political Changes , kluster 2 para presenter membahas  dua paper tentang New media role in social and political movement dan Social movement and policy on gender, poverty and welfare, kluster 3  para presenter membahas dua tema yang berkaitan dengan  Public policies and and management to promote equality in digital era dan Democratic governance and plotical conflicts, kluster 4 para presenter berbicara mengenai Democratic governance and political conflicts dan Conflict resolution and humanitarian issues beyond contemporary international politics.  Di kluster 5  para presenter berbicara tentang  New media role in social and political movement, kluster 6 membahas paper tentang Social movement and policy on gender, poverty and welfare issues, kluster 7 membahas paper tentang Public policies and management to promote equality in digital era dan yang terakhir kluster 8 membahas paper tentang Soft power diplomacy to strengthen connectivity within international  society dan Conflict resolution and humanitarian issues beyond contemporary international politics. Setelah sesi paralel selesai para peserta konferensi internasional diajak dalam kegiatan city tour ke Museum Danar Hadi Solo dan Cafe Tiga Tjeret Solo untuk menikmati makanan khas Solo.

Di hari kedua, Rabu, 6 September 2017,  ada sidang pleno kedua dengan keynote speaker Stephen Miller dari UNSW Australia dan Dr. Erwan Agus Purwanto dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Dikahir acara diumumkan presenter dan penulis paper terbaik peringkat satu, dua dan tiga. Berhasil sebagai presenter terbaik peringkat pertama Isma Adila dari Universitas Brawijaya Malang dengan paper “Deliberation throught Online Media : Weak or Strong Public Sphere” , best presenter kedua dan ketiga diraih wakil dari Universitas Sebelas Maret yaitu Yusuf Kurniawan dengan paper berjudul “Talking selfies at disaster location : Self -representation or Self-Satisfaction?” dan Sri Hastjarjo dengan judul paper “Poverty Information System : Challeges in The Pro Poor Programe-Planning“. Sedangkan kategori paper terbaik diraih oleh tim dari Universitas Indonesia dengan anggota Dewinta Purista, Firman Kurniawan dan Eduard Lukman dengan judul paper “Public Complaints through Mobile Applications Perceived by Local Goverment”. Peringkat paper terbaik kedua diraih oleh Isma Adila dari Universitas Brawijaya dan paper terbaik ketiga diraih oleh tim mahasiswa dan dosen FISIP UNS yaitu Panji Satriyo Binangun dan Septyanto Galan Prakoso dengan judul “Traditional Dance as a Diplomatic Tool: Srimpi Sangupati Dance by Pakubuwono IX Against Duttch Colonialism” (Maryani FSISIP UNS)

print

Share This: