Kuliah Dosen Tamu dari Department of Comparative Politics University of Bergen Norway.

Selasa, 8 Agustus 2017 di The Royal Heritage Solo, telah terlaksana kegiatan Kuliah Tamu Dosen Asing (visiting scholars)  yang dikemas dalam bentuk  kegiatan international seminar dengan tema “Chalenges of developing welfare state insight from Norway and Indonesia“dengan narasumber Professor Stein Kuhnle dari Department of Comparative Politics University of Bergen Norway.  Kegiatan ini dikemas dalam forum mini seminar untuk bertukar gagasan dengan para peneliti di UNS khususnya riset grup yg ada di FISIP UNS dimana dalam kesempatan tersebut masing-masing perwakilan dari riset grup menyampaikan paparan materi terkait dengan hasil-hasil penelitian dan pengabdian yang telah dilaksanakan sebelumnya. Selain perwakilan riset grup kegiatan ini juga dihadiri beberapa mahasiswa baik dari program sarjana maupun magister di UNS.
Kegiatan international seminar dengan tema “Chalenges of developing welfare state insight from Norway and Indonesia”  dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama:  Prof. Dr. Widodo Muktiyo,SE,M.Comm. Dalam Sambutannya Beliau  menyampaikan bahwa Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia yang menjadikan pedoman dalam kehidupan masyarakat Indonesia, termasuk dalam mengembangkan kesejahteraan masyarakat. Adapun tantangan tersendiri dalam mengembangkan wawasan dan kesejahteraan yang harus dihadapi.

Sore harinya Prof. Stein Kuhnle berkenan datang ke FISIP UNS sekedar untuk mengenal gedung, fasilitas serta  sarana dan prasana yang dimiliki  FISIP UNS.  Dari semua rangkaian acara yang diselenggarakan ini diharapkan para peneliti dari UNS akan mendapatkan pembelajaran kasus tentang welfare state development yang dapat memperluas jangkauan pencitraan FISIP UNS kepada akademisi dari luar negeri. Dampak yang diharapkan selanjutnya adalah bertambahnya jaringan kerjasama untuk pertukaran mimbar pengajaran UNS (visiting scholars) dengan negara lain sehingga index keterkenalan (public awarness index) institusi FISIP UNS bertambah luas. (Maryani FISIP UNS)

print

Share This: