Tantangan Birokrasi Progresif di Indonesia

Jajaran Pimpinan FISIP UNS saat memberikan sambutan dalam Seminar Nasional “Tantangan Birokrasi Progresif di Indonesia” di Sahid Jaya Hotel

Salah satu masalah mendasar yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia setelah terjadinya krisis ekonomi ialah turunnya kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi publik dan sistem pemerintahan pada umumnya. Saat ini, birokrasi di Indonesia dapat dikatakan masih jauh dari kata berhasil. Banyaknya kasus korupsi, penyelewengan kebijakan, hingga pelayanan publik yang menyulitkan masyarakat menjadi bukti bahwa birokrasi di Indonesia belum tertata dengan baik.

Prof. Dr. RB Soemanto, MA dan keluarga saat memberikan paparan singkat tentang Brirokrasi Progresif di Sahid Jaya Hotel, Rabu12 Juli 2017.

Birokrasi publik tidaklah tumbuh dari ruang kosong, melainkan dipengaruhi oleh faktor-faktor dari lingkungan tertentu, hal ini disampaikan oleh Dekan  Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret  (FISIP UNS) dalam kata sambutan di Seminar Nasional  dengan Tema Tantangan Birokrasi Progresif di Indonesia yang diselenggarakan Rabu, 12 Juli 2017 di Sukoharjo Room   Sahid Jaya Hotel  dan dihadiri oleh para akademisi baik dari dalam maupun luar UNS serta mahasiswa dengan narasumber Prof. Agus Pramusinto, Ph.D (UGM Yogyakarta), Dr. Maulana Surya Kusumah (FISIP UNAIR) dan Dr. Supriyadi SN,SU (FISIP UNS)

Seminar nasional yang dilaksanakan ini juga merupakan salah satu apresiasi fakultas (baca : FISIP UNS) terhadap beberapa dosen FISIP UNS yang akan memasuki purna tugas di tahun  2017 salah satunya Prof. Dr. RB. Soemanto, MA sekaligus akan digelar  acara bedah buku  yang ditulis oleh beliau.

Lebih Jauh Dekan FISIP UNS menyampaikan beberapa persoalan tentang harapan mewujudkan good governance dalam berbagai kementerian dan  lembaga pemerintah Republik Indonesia yang saat ini masih memiliki kendala dan  memerlukan penanganan dari para stakeholders di Indonesia. Dan sebagai bentuk kontribusi akademik, FISIP UNS   menyelenggarakan seminar nasional yang  diharapkan dapat memberi  solusi tentang birokrasi di Indonesia dengan indikator peningkatan kepercayaan publik terhadap birokrasi progresif pemerintah yang telah dilaksanakan selama ini.

Para peserta Seminar Nasional dalam sesi kesan terhadap pribadi Prof Dr. RB. Soemanto,MA

  Dalam pengantarnya Prof. Dr. RB. Soemanto, MA menyampaikan birokrasi harus  dapat mewujudkan dirinya sebagai organisasi yang mampu memberikan tanggapan progresif, baik terhadap tantangan masa kini maupun masa yang akan datang. Beliau menyebut sebagai birokrasi yang berlandaskan hukum dengan memperhatikan hati nurani dan kebajikan manusia sehingga menghasilkan kebahagiaan dan kesejahteraan manusia.  Banyak birokrasi yang bersifat rigid (kaku) akan menyebabkan tidak tercapainya kebahagiaan dan kesejahteraan rakyat. Untuk itu di tengah-tengah fenomena global ini, birokrasi harus menjadi bagian penting dalam integrasi bangsa lewat kontribusi aktif diantara semua elemen-elemen nasional Indonesia. (Maryani FISIP UNS)

print

Share This: