Bhakti Sosial dan Penggalangan Dana Panti Asuhan Penyandang HIV/AIDS

CSR (Corporate Social Responsibility) merupakan komitmen pelaku dunia usaha untuk memiliki peran dan fungsi terhadap pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. FiestA FM sebagai salah satu unit kegiatan mahasiswa di FISIP UNS juga ikut berperan serta lewat CSR FiestA FM  dengan bentuk kegiatan “Bhakti Sosial serta Penggalangan Dana Panti Asuhan Penyandang HIV/AIDS, bersama Lentera Surakarta.”

Arus globalisasi di kota Surakarta tidak hanya berdampak positif tetapi juga membawa beberapa dampak negatif dan salah satu di antaranya adalah berjangkitnya penyakit menular seksual akibat dan adanya budaya seks bebas yaitu HIV/AIDS. Pasangan yang terjangkit HIV/AIDS ketika dikarunia buah hati juga akan  mengidap HIV/AIDS atau biasa disebut dengan ADHA (Anak dengan HIV/AIDS). Mereka cenderung putus asa dan lebih memilih untuk membuang anak mereka, alternatif lainnya adalah menitipkan anak mereka ke panti asuhan dengan maksud mengurangi beban yang selama ini mereka derita.

Panti Asuhan Lentera Surakarta berusaha menolong anak-anak tersebut agar tidak terlantar. Mereka membimbing anak-anak tersebut agar dapat bertahan hidup dan menjalani kehidupan seperti layaknya orang lain. Namun, upaya ini tidaklah berjalan mulus. Banyak rintangan yang dihadapi oleh Yayasan Lentera Nusantara di antaranya ditolaknya kehadiran mereka berkali-kali ditengah masyarakat dengan dalih melindungi anak-anak setempat dari penyakit serupa. Penolakan ini terjadi karena rendahnya pengetahuan masyarakat setempat tentang penyakit HIV/AIDS. Sosialisasi yang diberikan oleh pemerintah dalam kasus ini belum berhasil sehingga masyarakat berperilaku diskriminatif terhadap penyandang HIV/AIDS. Kemudian dan segi dam operasional pun Lentera Surakarta bisa dikatakan masih kekurangan mengingat anak yang mengidap HIV/AIDS perlu perlakuan khusus dan juga kebutuhan khusus.

Berdasarkan fakta-fakta tersebut diatas maka FiestA FM sebagai media massa dalam bentuk audio di  UNS dapat mengambil andil lebih sebagai bentuk realisasi tanggung jawab FiestA FM terhadap kepentingan publik dengan cara mensosialisasikan apa itu penyakit HIV/AIDS, bagaimana penangananya. bagaimana pula memperlakukan ODHA (Orang dengan HIV/AIDS). Selain itu, FiestA FM dapat pula menggalang dana dalam rangka membantu Yayasan Lentera Surakarta agar dapat tetap berdiri kokoh dan bebas dari gangguan-gangguan yang tidak diinginkan.

Dua bentuk kegiatan telah dirancang melalui kegiatan pra event Talkshow Interaktif yaitu melakukan pengumpulan dana dengan cara mengadakan talkshow interaktif dengan tema peranan media dalam menghapus stigma negatif anak penyandang HIV/AIDS, dengan pembicara Tria (yang mana merupakan sosok aktivis blogger yang dapat menggerakkan khalayak melalui tulisan-tulisannya), dan perwakilan pengurus panti dan akan  dilaksanakan Kamis, 18 Mei 2017, pukul  14.00 — selesai di  Ruang Seminar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UNS. Dalam talkshow ini, panitia akan  mengenakan biaya berupa obat-obatan atau susu sebagai tiket masuk peserta talkshow. Kemudian, di akhir acara, panitia membuka pengumpulan dana bagi peserta yang ingin menyumbang lebih. Agar talkshow ini sukses diperlukan publikasi pra acara yang gencar untuk menjaring audiens sebanyak mungkin, salah satu caranya adalah dengan membuat mini series Kisah Lentera Surakarta untuk dimuat di sosial media FiestA FM.

Acara kedua adalah final event yang akan dilakukan dalam bentuk bakti sosial yang akan dilakukan dengan cara mengajak anak-anak panti asuhan untuk bermain dan makan bersama dengan crew FiestA FM dan audiens talkshow yang berminat mengikuti kegiatan ini di Taman Cerdas, Jebres, Surakarta pada hari Minggu, 21 Mei 2017, pukul  08.00 — selesai . Setelah itu dilakukan penyerahan bantuan berupa sembako dan uang tunai ke perwakilan pengurus panti.

Menurut salah seorang panitia kegiatan ini bertujuan merealisasikan tanggung jawab FiestA FM terhadap kepentingan public serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagimana memperlakukan ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) yang seharusnya mereka perlakuan yang sama dengan manusia lainnya dengan target peserta anak-anak asuh Yayasan Lentera Surakarta, mahasiswa FISIP UNS dan audiens FiestA FM (Maryani FISIP UNS)

print

Share This: