Ilmu Komunikasi

Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNS merupakan salah satu program Studi di Universitas Sebelas Maret yang cukup banyak peminatnya. Hal ini didukung oleh boomingnya industri media di era reformasi ini dan keterbatasan tenaga kerja untuk memasuk bidang komunikasii. Mengisi ceruk kerja inilah prodi Ilmu Komunikasi menyiapkan para lulusannya untuk menjadi insan yang memiliki kompetensi kerja di industri media.

Kerjasama

Prodi Ilmu Komunikasi Fisip UNS telah melakukan kerjasama dengan berbagai institusi, baik sesama perguruan tinggi di dalam dan di luar negeri maupun dengan berbagai instansi baik  stake-holder maupun yang membutuhkan jasa atau kerjasama dengan prodi.

Prodi Ilmu Komunikasi telah menjalin kerjasama dengan University Sains of Malaysia (USM) dalam bidang penelitian, Internasional seminar, serta pertukaran mahasiswa (Students Excjange) dengan Newcastle University Australia. Bidang penelitian bekerjasama dengan perguruan Tinggi di Indonesia. Prodi Ilmu Komunikasimenjadi anggota Asosiasi Pengelola pendidikan Tinggi Komunikasi (ASPIKOM). Prodi Ilmu Komunikasi menjadi tempat untuk studi banding perguruan tinggi lain dalam memajukan keilmuan dan manajemennya.

Lapangan Kerja

Lulusan prodi Ilmu Komunikasi terutama diarahkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di industri media terutama broadcating/televisi, media cetak, bidang periklanan dan public relations. Demikian pula para lulusan prodi ini banyak yang bekerja dalam bidang pemerintahan terutama sebagai tenaga dosen, bidang humas protokoler, dan perbankan.

Kompetensi Lulusan

Profil Lulusan

Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UNS bertujuan menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja di bidang komunikasi dan media. Profil lulusan yang dihasilkan adalah: Peneliti Komunikasi, Konsultan Komunikasi, Jurnalis, Broadcaster TV, Broadcaster radio, Public Relations Officer, dan Perencana Periklanan.

Penguasaan Pengetahuan

  1. Menguasai konsep dan teori-teori Ilmu Komu¬nikasi, yang meliputi komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok, komunikasi organisasi, komunikasi massa, komunikasi media baru.
  2. Menguasai konsep dan prosedur melakukan riset bidang ilmu komunikasi kuantitatif (survey, analisis isi, eksperimen) dan kualitatif (riset lapangan dan analisis teks media).
  3. Menguasai konsep dan prosedur penyusunan rencana strategis dalam sebuah program komunikasi dari analisis situasi, formulasi tujuan, penentuan strategi/taktik komunikasi, implementasi dan evaluasi program.
  4. Spesialisasi Jurnalistik: Menguasai konsep dan prosedur produksi jurnalistik media cetak dan online, meliputi: teknik wawancara, teknik penulisan berita, teknik editing berita, dan proses publikasi media cetak dan online, dengan pengetahuan tentang peraturan dan kode etik jurnalistik.
  5. Spesialisasi Public Relations: Menguasai konsep dan prosedur pengelolaan sebuah aktivitas Kehumasan baik di sektor pemerintah maupun swasta, yang melibatkan aktivitas perencanaan, implementasi program, hubungan media, dan evaluasi program kehumasan, sesuai peraturan dan kode etik kehumasan.
  6. Spesialisasi Advertising: Menguasai konsep dan prosedur pengelolaan sebuah kampanye iklan, yang melibatkan pengetahuan tentang psikologi khalayak, pengetahuan produk, strategi kreatif, dan strategi media, serta peraturan dan kode etik di bidang periklanan.
  7. Spesialisasi Video: Menguasai konsep dan prosedur produksi programa televisi yang melibatkan pengetahuan tentang penyutradaraan, tata kamera, tata cahaya, manajemen produksi berbagai program berita dan non-berita, dan pengetahuan tentang peraturan serta kode etik penyiaran televisi.
  8. Spesialisasi Radio: Menguasai konsep dan prosedur produksi programa radio siaran yang melibatkan pengetahuan tentang penyutradaraan, tata suara, manajemen produksi (iklan, berita, drama, musik), dan pengetahuan tentang peraturan dan kode etik penyiaran radio.

Penguasaan Ketrampilan

  1. Mampu mengidentifikasi dan mengkaji fenomena/masalah bidang komunikasi dan media menggunakan konsep/teori Ilmu Komunikasi.
  2. Mampu melakukan penelitian di bidang komunikasi dengan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif.
  3. Mampu menerapkan perilaku komunikasi yang sesuai dengan peraturan perundangan, etika, dan kode etik profesi di bidang komunikasi.
  4. Mampu membuat perencanaan strategis dan melakukan implementasi untuk sebuah program komunikasi.
  5. Spesialisasi Jurnalistik: Mampu mengelola proses produksi karya jurnalistik untuk media cetak dan media online.
  6. Spesialisasi Public Relations: Mampu membuat perencanaan strategis dan mengelola implementasi aktivitas maupun program Public Relations.
  7. Spesialisasi Advertising: Mampu mengelola proses kampanye iklan untuk berbagai media yang melibatkan aktivitas riset pasar, perencanaan kreatif, produksi iklan, dan mengelola eksekusi sebuah kampanye iklan.
  8. Spesialisasi Video: Mampu mengelola sebuah proses produksi dan penyiaran program berita dan non-berita untuk media televisi.
  9. Spesialisasi Radio: Mampu mengelola sebuah proses produksi dan penyiaran program berita dan non-berita untuk media radio.
print

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *