Mengenal ‘Seluk-Beluk Dunia Jurnalistik”

5Dalam kesempatan  Workshop Jurnalistik bersama Trans7 yang diselenggarakan di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret  (FISIP UNS), Rabu-Kamis, 19-20 Oktober 2016,  Pemerintah  Kota (Pemkot) Surakarta yang diwakili oleh Bapak Achmad Purn0mo   bertindak sebagai keynote speaker menyampaikan  bahwa strategi  Pemkot Surakarta dalam menghadapi media baik cetak, televisi, radio maupun media yang lain senantiasa   terkoordinasi dengan Kepala SKPD yang telah diberi  kewenangan dalam pelaksanaan teknis berdasarkan  kewenangan masing-masing. Humas Sekretariat Daerah (Sekda) merupakan  unsur penting dalam pers terutama membuat agenda setting untuk dipublikasikan kepada masyarakat sehingga antara pers dan Pemkot Surakarta terjadi kerjasama  simbiosis mutualisme dalam transparansi akuntabilitas publik, penyediaan pers room yang representatif dan terbuka, pers gathering, serta transparansi  rencana dan hasil pembangunan di Kota Surakarta dengan  prinsip dekat dengan masyarakat sehingga permasalahan dapat diselesaikan secara aman dan tentram.

Baca Juga  Workshop Redaksi  Trans7″Eksis jadi Jurnalis”

1Workshop dengan tema Eksis Jadi Jurnalis  tersebut juga dihadiri oleh narasumber lain Titin Rosmasari, Pimpinan Redaksi  Trans7 dan Dirut CNN TV,  Wakil KPID Jawa Tengah Drs. Pudjo Rahayu, M.Si yang menyampaikan tema tentang kebijakan-kebijakan pemerintah dalam bermedia, dan  Pimpinan Redaksi Umum Solopos Bapak Suwarmin yang menyampaikan  dunia jurnalistik dari sisi media cetak.

Dalam paparan singkatnya Titin Rosmasari menyampaikan  beberapa hal yang menarik bekerja didunia jurnalistik khususnya televisi antara lain dapat jalan-jalan keliling dunia, bertemu dengan orang penting, menjadi saksi dalam sebuah peristiwa, mencoba sesuatu yang baru untuk diperkenalkan dan dipublikasikan kepada masyarakat luas. walaupun masih ada pandangan bahwa kerja dibidang pertelevisian adalah sebagai reporter.  Dia menambahkan banyak profesi lain yang berperan dalam dunia  televise diluar reporter yaitu cameramen, penulis skrip atau berita, produser dan sebagainya yang bekerjasama sehingga menghasilkan reportase seperti yang diketahui selama ini.

Baca juga Sharing Media Bersama Trans7

8Titin Rosmasari juga menambahkan beberapa data penting dari tim riset Trans7 terkait dengan jumlah pemirsah televise dibandingkan dengan media elektronik lainnya dimana dikota-kota  diluar Jakarta dan kota besar lain di Indobnesia televisi masih  dinikmati oleh hampir 60 % masyarakat  Indonesia, dan sisanya menggunakan media lain diluar televisi, seperti Koran, internet dan media social lainnya.

Pada sesi workshop  selanjutnya para  peserta dibekali 30%   materi berupa teori-teori terkait  jurnalistik seperti apa itu jurnalisme, penjelasan 5 W 1 H, bentuk naskah tv, wawancara narsum, gambar yang bercerita, dan on air presentation, dan pada hari kedua para peserta yang sudah terbagi dalam beberapa kelompok mencoba menggali dan  mencari berita menarik yang ada di sekitarnya dipandu oleh para mentor trans7  kemudian hasil yang terbaik kemungkinan nantinya akan tayangkan di Trans7 sesuai dengan program acaranya. (Maryani FISIP UNS)

print

Share This: