Roadshow, Sosialisasi dan Evaluasi Kebijakan Pimpinan Universitas Sebelas Maret

1Jumat, 30 September 2016, pukul 08.30-11.00 WIB  telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan evaluasi kebijakan universitas  yang berkaitan dengan  percepatan UNS menuju  world class university, PTN BH dan remunerasi. Kegiatan ini  merupakan  roadshow  Rektor pada  putaran terakhir  yang dihadiri oleh Rektor  beserta seluruh jajaran pimpinan universitas, Kepala Biro dan staf Ahli Rektor, Dekan beserta jajaran pimpinan FISIP UNS , guru besar, dosen serta tenaga  kependidikan FISIP UNS.

Dalam sambutannya Dekan FISIP UNS, Prof .Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Si  menyampaikan saat ini FISIP UNS telah  berusaha memasuki jalur sesuai dengan komitmen bersama   tentang target percepatan yang telah ditanda tangani . FISIP UNS sudah berani melangkah   keluar dan   menunjukkan eksistensinya  baik dalam skala nasional maupun  internasional. Saat ini FISIP UNS juga sudah melaksanakan kontrak kerjasama  dengan beberapa universitas luar negeri seperti Burapha University Thailand, Yunan University Tiongkok ,  Kurume University  Jepang  dan terakhir dengan  Warren Walson College Amerika  melalui aksi nyata  yaitu penandatangan Mou dan sudah ada tindakan aksi seperti  lecture exchange, student exchange,  seminar internasional bersama dan review buku serta jurnal internasional yang diharapkan mampu mewujudkan UNS masuk dalam 500 Perguruan tinggi terbaik di dunia.

4Sedangkan Rektor UNS, Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS dalam sambutan sekaligus arahannya mengemukakan bahwa saat ini UNS telah masuk   dalam kluster 1 perguruan tinggi di Indonesia, artinya bahwa saat ini UNS telah memasuki  Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum dengan konsekuensi bahwa UNS harus memiliki kinerja yang lebih bagus, memiliki otonomi yang lebih luas, harus memiliki akuntabilikitas yang lebih baik, transparansi yang baik serta finansial yang kuat dan dewasa.

Dari konsekuensi UNS menuju  fleksibilitas  PTN BH ini, bermakna bahwa UNS  harus memiliki  1. akreditasi Prodi A  yang banyak, memiliki radio dosen dan mahasiswa yang ideal,   AEE dan jumlah mahasiswa yang memadai , 2. memiliki kualitas riset, produk riset, hak paten serta jurnal internasional yang cukup, 3. memiliki kolaborasi dengan dunia internasional dan jaringan dunia yang luas serta 4.  adanya pengakuan dan standar kerja  dalam WCU itu sendiri.

2Saat ini kondisi FISIP UNS terkait AEE, riset dan kolaborasi kerjasama  masih berada ditengah-tengah sehingga  hal ini menjadi tugas segenap sivitas akademik FISIP UNS baik pimpinan, dosen maupun tenaga kependidikan  untuk memperbaiki dan mengevaluasi semua  yang berkaitan dengan kebijakan yang dilaksanakan. (Maryani FISIP UNS)

print

Share This: