LEADING THE FUTURE SOCIETY

FISIP UNS

LEADING THE FUTURE SOCIETY

Endless and Borderless Improvement

  •  Pengantar

Dewasa ini masyarakat dihadapkan pada persaingan global sehingga hanya manusia yang berkualitas, tangguh dan memiliki moralitas yang tinggi yang dapat  memenangkan kompetisi tanpa  harus mengorbankan kepentingan orang lain.

Globalisasi pada seluruh aspek kehidupan menyebabkan manusia di seluruh dunia saling berinteraksi. Oleh karena itu dibutuhkan sikap toleransi yang tinggi dan menghargai keberagaman untuk menjaga stabilitas hubungan antar kelompok tanpa mengorbankan kepentingan dari kelompok lain.

Perguruan Tinggi berperan penting menghasilkan SDM yang berkualitas, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa, kreatif, inovatif, produktif, mandiri, berdisiplin serta memiliki motivasi kerja yang tinggi.

Dengan berlandaskan pada Budaya kerja “UNS ACTIVE”, yaitu budaya kerja yang berlandaskan pada: (1) Achievement Orientation; (2)  Customer Satisfaction; (3)Team work; (4) Integrity; (5) Visionary; dan (6) Enterpreneurship,  FISIP  UNS berkomitmen penuh dalam mewujudkan  “LEADING THE FUTURE SOCIETY”, yaitu masyarakat dunia yang egaliter, berdasarkan semangat untuk maju melalui  penyelenggaraan  pemerintahan yang demokratis dan humanis.

Untuk mewujudkan komitmen tersebut, perlu adanya ENDLESS IMPROVEMENT, yaitu perbaikan tanpa henti dan berkesinambungan tanpa mengorbankan keanekaragaman nilai-nilai agama, budaya dan hak-hak asasi individu mapun kelompok yang berkembang dalam diri FISIP UNS.

Selain itu, perlu dikembangkan pula BORDERLESS IMPROVEMENT, yaitu FISIP UNS melakukan kerjasama secara integratif, kolaboratif dan sinergis secara berkesinambungan dengan para pemangku kepentingan  serta terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas jaringannya tanpa batas teritori ke berbagai Negara dalam mengatasi masalah bersama demi kepentingan bersama menuju sebuah masayarakat dunia yang satu dengan satu tujuan yaitu  masyarakat dunia yang adil dan sejahtera secara universal dan  egaliter.

FISIP UNS secara kelembagaan siap menjadi katalisator bagi terselenggaranya sinergitas kekuatan Negara, masyarakat/komunitas, bisnis dan  super power dunia secara integratif dan kolaboratif melalui penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang secara intensif, variatif, massif, dan berkesinambungan meleburkan sekat-sekat superioritas dari masing-masing ke empat elemen ini menjadi satu nilai, satu kepentingan dan satu kekuatan bersama yakni sebuah masyarakat dunia yang satu tujuan dan cita-cita bersama.

  • Nilai-nilai

 

  1. Hak Asasi Manusia

Yaitu menghormati setiap orang tanpa memandang suku, agama, ras, kelompok maupun kewarganegaraan dan bersama-sama dengan negara dalam menegakkan Hukum yang berlaku.

  1. Demokrasi

 Percaya bahwa dalam sebuah masyarakat setiap manusia berhak berpartisipasi aktif dalam kehidupan politik, ekonomi, dan budaya termasuk dalam menentukan identitas-identitas sosialnya sesuai dalam koridor hukum yang berlaku.

  1. Kesetaraan

Percaya bahwa ketidaksetaraan akan membagi masyarakat dalam berbagai hal baik dalam ras, kelas, gender, orientasi seksual dan kewarganegaraan yang cenderung merugikan.

  1. Transparansi

 Percaya bahwa masyarakat mampu menciptakan transparasi kekuasaan. Yaitu masyarakat yang memiliki semangat maju dan berpartisipasi aktif sehingga mampu menjadi kontrol pemerintahan. Sehingga kebijakan atau keputusan publik yang diambil dapat efektif dan efisien yaitu tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

  1. Responsif

            Senantiasa meningkatkan kecepatan respon dan fleksibilitas serta penggunaan solusi yang inovatif dalam menyelesaikan akar masalah timbul.

  • Implementasi

  1. Borderless Understanding

Yang dimaksudkan dalam hal ini adalah FISIP UNS senantiasa berusaha meningkatkan partisipasi aktif dan semangat untuk maju masyarakat sehingga mampu menjadi agent of change dalam usaha meningkatkan kesetaraan di dalam masyarakat. Untuk selanjutnya mampu memberikan inovasi-inovasi kebijakan yang efektif dan efisien, tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dalam hal ini media massa selaku public sphere haruslah netral atau terlepas dari dominasi kelompok manapun.

  1. Humanism Governance

Membangun peradaban yang menghargai harkat dan martabat manusia merupakan kontrak sosial antara pemerintah dengan rakyat. Terlebih mengingat esensi dari sebuah negara adalah membangun kemanusiaan yang beradab (reign to build civilized humanity), oleh karena itu FISIP UNS memiliki tugas untuk mewujudkan atau mengimplementasikan kontrak sosial tersebut dengan menjadikan kebijakan dan manajemen pelayanan publik yang berkualitas, menghargai dan melindungi hak asasi manusia sebagai hak rakyat.

  1. Diplomacy Pancasila

 Dalam era globalisasi, negara satu dan lainnya saling terhubung satu sama lain. Globalisasi mengaburkan batas politik dan teritori suatu wilayah negara. Oleh karena itu, dibutuhkan penguatan dalam diri suatu negara terhadap ideologi dan nilai-nilai yang dimiliki dalam menjaga identitas suatu negara dan keharmonisan antar negara. Maka Diplomasi Pancasila digunakan sebagai  pedoman berpikir untuk mengkaji hubungan internasional  secara bebas dan berkearifan lokal, tanpa harus taklid buta terhadap madzab keilmuan dari bangsa-bangsa lain. FISIP UNS mendorong setiap akademikus  mengarahkan pengkajian untuk mendukung kepentingan nasional Indonesia melalui suatu misi akademik yang memberi kontribusi terhadap perdamaian dunia yang berkeadilan.

  1. One Society One Prosperity

Dalam era globalisasi, setiap masyarakat diseluruh dunia yang memiliki perbedaan ras, agama, kelompok bahkan ideologi terhubung satu sama lain.  Oleh karena itu dibutuhkan Sumber daya manusia yang tangguh dan toleran dalam menjaga hubungan tersebut dan menciptakan masyarakat dunia yang satu yaitu masyarakat egaliter. Masyarakat egaliter yang dimaksud adalah masyarakat yang memiliki toleransi yang tinggi dan menghargai keberagaman dengan tetap mempertahankan identitas-identias yang dimiliki dalam hal ini identitas bangsa Indonesia yang tangguh dan berbudi peketi luhur sesuai ideologi Indonesia Pancasila.

  • Operasional

 

  1. Hak Asasi Manusia

Oleh karena itu FISIP UNS senantiasa memberikan pelayanan prima bagi setiap masyarakat dan mahasiswa tanpa terkecuali sesuai dalam koridor hukum yang berlaku. Seperti akses bangunan bagi difabel, bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu dan lain sebagainya.

  1. Demokrasi

FISIP mendorong mahasiswa dalam usaha menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih baik melalui  Open Talk dan debat Mahasiswa, serta Unit Kegiatan Mahasiswa yang mewadahi aspirasi-aspirasi mahasiswa sesuai dengan bidang yang diminatinya.

  1. Kesetaraan

FISIP UNS senantiasa berusaha meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam mendorong mahasiswa sebagai agent of change guna mencapai masyarakat yang egaliter.

 

  1. Transparansi

FISIP UNS membentuk media-media komunikasi seperti web, dan TV UNS yang mudah diakses oleh mahasiswa dan masyarakat umum sehingga memungkinkan dilakukan nya koreksi da inovasi dalam rangka endless improvement yaitu dalam usaha perbaikan tanpa henti bagi FISIP UNS dalam usaha mewujudkan Sumber Daya Manusia yang unggul dan berbudi pekerti.

  1. Responsif

FISIP UNS berusaha secara cepat menanggapi segala macam permasalahan yang timbul dalam rangka endless improvement atau perbaikan secara terus-menerus guna memaksimalkan kinerja FISIP UNS untuk mewujudkan sumberdaya manusia yang unggul dan berbudi pekerti luhur dalam kompetisi global.

print

Share This: